Sabtu, 20 Jun 2026 02:54 WIB

2 Pelajar Tewas Tenggelam di Ranu Betok Probolinggo

  • Penulis : Yanuar D
  • | Jumat, 05 Jun 2026 19:55 WIB
Warga saat berada di Ranu Betok Probolinggo. (Foto: Ide Farid/jatimnow.com)
Warga saat berada di Ranu Betok Probolinggo. (Foto: Ide Farid/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dua pelajar berusia 10 tahun berinisial A dan Y, warga Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, tewas tenggelam di Ranu Betok pada Jumat (5/6/2026). Peristiwa tragis ini terjadi saat kedua korban sedang bermain air dan berenang di danau tersebut.

Menurut informasi yang dihimpun, kejadian bermula ketika kedua korban datang ke Ranu Betok bersama seorang rekannya. Namun, hanya A dan Y yang memutuskan untuk turun dan berenang ke air, sementara rekan mereka memilih tetap tinggal di tepi danau.

Baca Juga: Tragis! Nenek di Probolinggo Tewas Tertemper Kereta Api Blambangan Ekspres

Tak berselang lama, kedua korban tiba-tiba hilang dari permukaan air dan tidak kunjung kembali. Menyadari hal tersebut, rekan korban langsung berlari meminta bantuan kepada warga sekitar.

Warga yang berada di lokasi segera melakukan pencarian darurat. Setelah beberapa saat menyisir area danau, kedua korban berhasil ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri dan langsung dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat.

"Kedua korban datang dalam kondisi tidak sadar dan setelah dilakukan pemeriksaan, dinyatakan meninggal dunia," kata Kepala Puskesmas Tiris, Agus Nurawan, saat dikonfirmasi.

Baca Juga: Siswi SD Asal Probolinggo Wakili Jatim di Ajang Duta Anak Indonesia 2026

Aparat kepolisian dari Polsek Tiris segera turun ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

Kapolsek Tiris, Iptu Syamsul Arifin, menyatakan bahwa pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti dari insiden maut tersebut. Kendati demikian, dugaan awal mengarah pada ketidakmampuan korban saat berenang di area danau yang dalam.

Baca Juga: Terima SK, DPC PPP Kota Probolinggo Pasang Target Raih Lima Kursi DPRD

"Kami masih di TKP untuk melakukan penanganan dan meminta keterangan dari saksi-saksi," ujar Iptu Syamsul Arifin.

Atas kejadian tersebut masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan, terutama terhadap anak-anak yang beraktivitas di sekitar perairan terbuka guna mencegah terulangnya tragedi serupa.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.