Rabu, 17 Jun 2026 01:09 WIB

Usai Dilaporkan, Patung Garuda Pancasila di Mojokerto Kini Diperbaiki

Patung Garuda Pancasila yang sempat menjadi polemik diperbaiki (Foto: Achmad Supriyadi/jatimnow.com)
Patung Garuda Pancasila yang sempat menjadi polemik diperbaiki (Foto: Achmad Supriyadi/jatimnow.com)

Mojokerto - Patung Garuda Pancasila dengan bagian kepala menghadap ke depan yang sempat diresmikan Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, kini diperbaiki.

Perbaikan itu dilakukan, disinyalir setelah laporan polisi yang dibuat Persatuan Alumni (PA) GMNI Mojokerto Raya ke polisi pada Senin (19/9/2022). Mereka melaporkan Pemkab Mojokerto karena diduga tidak teliti meresmikan Patung Garuda Pancasila yang posisi kepalanya salah tersebut.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

Pantauan di lokasi, ada dua pekerja sedang memperbaiki bagian leher patung Garuda Pancasila yang ditutupi terpal berwarna biru dan kain warna kuning tersebut.

"Niki nembe mawon (baru saja diperbaiki)," terang salah satu pekerja di lokasi, Selasa (20/9/2022).

Sementara Ketua PA GMNI Mojokerto Raya, Hafid Deni Rahmadin menjelaskan, pihaknya akan tetap melanjutkan laporan meskipun Patung Garuda Pancasila sudah diperbaiki.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

"Besok saya lengkapi, proses hukum kan bisa tetap lanjut," bebernya.

Penampakan patung Garuda Pancasila di Mojokerto sebelum diperbaikiPenampakan patung Garuda Pancasila di Mojokerto sebelum diperbaiki

Baca Juga: GMNI Universitas Islam Lamongan Tanam Ratusan Pohon di Hari Bumi

Menurut Hafid, laporan dilakukan karena PA GMNI menilai patung Garuda Pancasila itu yang tidak sesuai dengan lambang negara Republik Indonesia. Sebab saat diresmikan, kepala dari Garuda Pancasila itu menghadap ke depan, yang seharusnya menoleh ke kanan.

Patung Garuda Pancasila itu sendiri berada di Desa Sentonorejo, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto dan diresmikan bupati pada Jumat (16/9/2022) lalu.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.