Selasa, 21 Jul 2026 23:13 WIB

GMNI Universitas Islam Lamongan Tanam Ratusan Pohon di Hari Bumi

Penanaman pohon di lingkungan kampus Unisla oleh mahasiswa GMNI. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Penanaman pohon di lingkungan kampus Unisla oleh mahasiswa GMNI. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Universitas Islam Lamongan (Unisla) menggelar kegiatan tanam pohon dalam rangka memperingati Hari Bumi.

Ketua Komisariat GMNI Unisla Lamongan, Mohammad Ali Khaidari mengungkapkan bahwa kegiatan ini digagas untuk memunculkan kesadaran akan ancaman perubahan iklim yang memicu degradasi alam.

Baca Juga: GMNI Jember Kecam Pelibatan TNI dalam Koperasi Desa Merah Putih

"Penanaman ratusan pohon ini diharapkan menjadi pemantik kesadaran kolektif bagi mahasiswa dan masyarakat luas," kata Haidar, Jumat (24/4/2026).

GMNI Unisla menilai bahwa kerusakan lingkungan bukan sekadar isu saintifik, melainkan persoalan kemanusiaan yang berdampak langsung pada kaum Marhaen.

Baca Juga: Buruh Surabaya Dapat Santunan Rp42 Juta Saat Momen May Day 2026

"Perjuangan keadilan sosial kini tidak lagi bisa dipisahkan dari keadilan ekologis, Kaum marhaen, seperti petani dan nelayan, adalah kelompok yang paling rentan terdampak oleh degradasi sumber air dan ketidakpastian iklim," kata Haidar.

Dengan demikian, kata Haedar, gerakan penghijauan perlu digalakkan sebagai jawaban dari berbagai persoalan yang timbul dari kerusakan iklim dan lingkungan.

Baca Juga: Peringati Hari Bumi, Pertamina Madiun Sulap Limbah Organik Jadi Penjernih Sungai

"Kami menegaskan bahwa menjaga bumi adalah bagian dari menjaga kedaulatan rakyat. Jika alam rusak, maka sandaran hidup kaum marhaen akan hilang," tegas Haidar.

Melalui momentum Hari Bumi ini, GMNI Unisla Lamongan mengajak seluruh elemen pemuda untuk kembali menengok kondisi alam sekitar dan mengambil peran aktif dalam memulihkan ekosistem demi masa depan yang lebih hijau dan berkeadilan.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.