Jumat, 19 Jun 2026 06:40 WIB

Ekskavasi Situs Mbah Blawu, Arkeolog Gali 120 Meter untuk Temukan Pola Candi

Salah satu struktur yang ditemukan arkeolog BPK Jawa Timur wilayah XI di lokasi situs Mbah Blawu.(Foto: Elok Aprianto)
Salah satu struktur yang ditemukan arkeolog BPK Jawa Timur wilayah XI di lokasi situs Mbah Blawu.(Foto: Elok Aprianto)

Jombang - Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Jatim wilayah XI menemukan temukan struktur bata menyerupai dinding candi pada hari kedua ekskavasi situs Mbah Blawu di Desa Sukosari, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang. Meski sudah menemukan struktur bangunan menyerupai dinding candi di sebelah Selatan, tim arkeolog BPK Jatim wilayah XI, menggali 120 meter persegi lahan untuk menguak secara utuh bangunan candi di situs Mbah Blawu.

"Sekarang yang kami bikin great ada sekitar 30 kotak. Masing-masing 4 meter persegi satu kotaknya. Jadi kalau kami ambil luasan rata-rata kurang lebih 120 meter persegi," ungkap arkelog BPK Jatim wilayah XI Pahadi, Selasa (20/9/2022).

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

Tim BPK Jatim wilayah XI hanya mengambil 4 hingga 5 kotak yang akan digali dalam ekskavasi tahap awal di situs Mbah Blawu. Jadi tidak semua kotak akan digali. Tetapi hanya kotak yang berpotensi adanya temuan struktur yang akan digali.

"Jadi kami hanya ambil 4 sampai 5 kotak yang mengarah di Sisi selatan. Sedangkan yang membujur ke Timur, ke Barat, kami akan ambil sekitar 6 sampai 10 kotak. Kami baru buka sekitar dua setengah kotak yang memiliki struktur, jadi kurang lebih sekitar 5 meter," beber Pahadi.

Baca Juga: Potret Travesti Ludruk, Simbol Perlawanan yang Hadir di Pameran Foto Jombang

Dari dua setengah kotak yang digali, posisinya tidak lurus tapi agak miring.

"Posisinya tidak lurus. Jadi ada pola yang masuk juga ada pola yang keluar, sehingga seperti zig-zag seperti itu. Nah ini yang masih kami cari apakah ini posisi struktur dinding atau pondasi," bebernya.

Baca Juga: Jombang Terancam Krisis Mikroplastik, Limbah Domestik Jadi Biang Kerok

Ia berharap dalam waktu tiga sampai empat hari ke depan, tim ekskavasi bisa mendapatkan informasi lain maupun menemukan artefak lain. Sehingga bisa menentukan era dimana candi ini dibangun.

"Mudah-mudahan mendapatkan artefak tua lain, yang mendukung terkait periodesasinya itu," tukas Pahadi.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.