Kamis, 18 Jun 2026 05:42 WIB

Pilkades Serentak di Mojokerto, 2 Desa Masuk Daerah Rawan Konflik

Jajaran Forkopimda Kabupaten Mojokerto saat melakukan pengecekan personel yang akan bertugas di Pilkades serentak. (Foto: Achmad Supriyadi/jatimnow.com)
Jajaran Forkopimda Kabupaten Mojokerto saat melakukan pengecekan personel yang akan bertugas di Pilkades serentak. (Foto: Achmad Supriyadi/jatimnow.com)

Mojokerto - Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak akan digelar di Kabupaten Mojokerto, Rabu (14/9/2022). Polisi menyebut ada dua titik rawan terjadi konflik. Yakni di Desa Temon, Kecamatan Trowulan dan Desa Rejosari, Kecamatan Jatirejo.

Pengamanan Pilkades Serentak di Mojokerto melibatkan 1.591 personel gabungan. Terdiri atas TNI, Polri, Satpol PP dan Linmas. Mereka akan disebar di 204 di 33 desa.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

"Untuk dari polda, kami minta BKO. Anggota dari Polres Mojokerto sebanyak 591 personel dan selebihnya ada dari TNI, Brimob, Satpol PP dan Linmas," kata Kapolres Mojokerto AKBP Apip Ginanjar, Selasa (13/9/2022).

Apip menambahkan, TPS dikelompokkan dalam dua kategori. Yakni, kategori kurang rawan sebanyak 194 TPS dan 10 TPS rawan. Adapun sepuluh TPS rawan ada 9 di Desa Temon dan 1 TPS di Desa Rejosari.

Baca Juga: Sandang Status Tersangka, Kades di Probolinggo Masih Hirup Udara Bebas

"Untuk Brimob dikerahkan atau stand by di dua titik, yakni di Polres Mojokerto dan satu lagi di wilayah polsek yang berdekatan dengan TPS rawan. Fungsinya adalah apabila ada kejadian anarkis dan sebagainya, maka satuan itulah yang bisa kami gunakan dalam pengamanan pilkades. Harapan kami semua lancar, aman, tertib dan kondusif," harapnya.

Sementara itu, Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati menjelaskan bahwa Pilkades Serentak menjadi ajang pemilihan pemimpin untuk membangun desa.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

"Harapan kami berjalan tertib, damai, aman dan sejuk. Ini merupakan proses demokrasi paling ujung di lingkup jajaran pemerintahan. Jadi kami berharap masyarakat punya kedewasaan dalam berdemokrasi. Kami juga berharap kepada semua calon siap untuk melaksanakan semua proses mengikuti semua yang berlaku dan siap menang dan siap kalah karena semua ini demi mengupayakan pembangunan masyarakat kita," pungkasnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.