Kamis, 11 Jun 2026 05:03 WIB

Bank Jatim Gelar Treasury BPD Talk 2022

Acara Treasury BPD Talk 2022 bertempat di Ballroom JW Marriot Surabaya. (Foto: Bank Jatim for jatimnow.com)
Acara Treasury BPD Talk 2022 bertempat di Ballroom JW Marriot Surabaya. (Foto: Bank Jatim for jatimnow.com)

Surabaya - Dalam rangka turut mensukseskan Blue Print Pengembangan Pasar Uang (BPPU) 2025 yang telah dicanangkan oleh Bank Indonesia khususnya terkait pendalaman transaksi REPO antar BPD dan sebagai anggota aktif IFEMC (Indonesia Foreign Exchange Market Conduct), PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. (Bank Jatim) menggelar acara Treasury BPD Talk 2022 bertempat di Ballroom JW Marriot Surabaya.

Acara yang dikemas dalam bentuk seminar tersebut dihadiri oleh BPD Seluruh Indonesia yang tergabung dalam Asosiasi Bank Daerah (ASBANDA).

Baca Juga: Kejari Jember Ungkap Dugaan Kesengajaan di Balik Kebakaran Bank Jatim Kalisat

Kegiatan dibuka dengan tarian selamat datang Tari Gandrung yang merupakan tarian khas Jawa Timur yang berasal dari Kabupaten Banyuwangi dan dilanjutkan dengan penampilan Bank Jatim Choir yang merupakan kelompok paduan suara bankjatim yang berhasil meraih Juara Favorit dalam ajang Kompetisi Paduan Suara Sektor Jasa Keuangan 2021.

Direktur Utama Bank Jatim Busrul Iman menyampaikan acara kali ini tidak hanya mensukseskan blue print pengembangan pasar uang, seminar ini juga bertujuan untuk meningkatkan kerja sama atau kolaborasi bisnis treasury antar BPD pada khususnya dan bisnis perbankan secara bank wide pada umumnya.

"Kami berharap silahturahmi ini juga dapat mengembangkan bisnis BPD dan dapat memberikan kontribusi untuk perbankan Indonesia pada umumnya, kedepan Bank Jatim siap melakukan kerja sama tidak hanya terkait treasury, tetapi di bidang lain khususnya yang berbasis fee based income, sehingga BPD di Indonesia tidak hanya mengandalkan core bisnis di bidang penyaluran kredit saja, melainkan dapat mengembangkan bisnis berbasis fee based income,” papar Busrul, Kamis (8/9/2022).

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Operasional ASBANDA Subekti Heriyanto yang hadir dalam acara tersebut nampak sangat mengapresiasi bankjatim yang telah menyelenggarakan acara ini, sehingga BPD seluruh Indonesia dapat saling berkolaborasi khususnya di bidang treasury.

"Mudah-mudahan kerja sama ini dapat memberikan peran penting dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Indonesia dan khususnya ekonomi di daerah BPD masing-masing. Semoga dengan kolaborasi ini dapat membuat BPD di Indonesia semakin kuat untuk bersaing di pasar gobal seperti saat ini," katanya.

Baca Juga: Liga Padel Berjenjang Resmi Dimulai di Surabaya, Peluang Atlet Muda Terbuka Lebar

Seminar diisi oleh beberapa panelis yang expert di bidangnya masing-masing, mulai dari Ekonom yang berbicara terkait Economic Outlook, pendalaman transaksi REPO dari Bank Indonesia, Fengsui Expert dan narasumber dari Bank Jatim. Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan secara simbolis Global Master Repurchase Agreement (GMRA) yang merupakan dokumen perjanjian transaksi Repo yang wajib digunakan oleh Lembaga Jasa Keuangan di Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Komersial dan Korporasi Bank Jatim Edi Masrianto juga menyampaikan bahwa acara ini merupakan salah satu upaya bankjatim untuk mengajak rekan rekan kami di BPD lain untuk aktif dalam melakukan transaksi REPO.

"Sudah jelas GMRA ini hukumnya wajib, dikarenakan lambat laun GMRA ini akan menggeser Pasar Uang Antar Bank (PUAB). Saya melihat respon dari rekan rekan BPD sangat happy dengan adanya acara ini, karena selain sebagai sarana silahturahmi, dengan adanya acara ini rekan rekan BPD lainnya jadi tahu bagaimana cara mengelola uang dengan transaksi REPO. Semoga dengan adanya acara ini semakin mempererat kerjasama antar BPD seluruh Indonesia," kata Edi Masrianto.

Setelah kegiatan selesai, para peserta seminar berkesempatan untuk melakukan Surabaya Heritage City Tour dengan menggunakan Bus Suroboyo. Para peserta dimanjakan dengan suasana Kota Pahlawan sembari belajar sejarah tentang Kota Surabaya.

Baca Juga: BUMD Jatim: PAD Minim, Direksi Kaya, Ada Apa di Baliknya?

Bank Jatim terus menciptakan inovasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam melakukan transaksi keuangan perbankan. Setelah memiliki produk Trade Finance, Repo/Reverse Repo (GMRA), Kustodian dan produk treasury lainnya, bankjatim juga telah melakukan launching JConnect Remittance tepat di puncak acara HUT bankjatim beberapa waktu yang lalu.

Layanan ini merupakan pengembangan Layanan Pengiriman Uang Antar Negara yang bekerjasama dengan Merchant Trade Asia dari Malaysia. Manfaat Jconncet Remitance dapat melakukan transaksi menggunakan 2 (dua) mata uang yang berbeda dengan maksimal transaksi sampai dengan Rp99.000.000,- per transaksi dan dapat dilakukan secara real time 24 jam dan tanpa ada potongan biaya saat menerima uang kiriman.

Dengan adanya layanan ini diharapkan mampu memfasilitasi para pekerja migran Indonesia yang berada diluar negeri untuk melakukan transaksi pengiriman uang kepada keluarganya dengan lebih mudah, lebih cepat, dan lebih aman.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.