Kamis, 11 Jun 2026 15:59 WIB

Ketua Gerindra Jatim Gaspol Cegah Stunting di Pasuruan

Ketua Gerindra Jatim Anwar Sadad saat menyuapi salah satu Balita di Desa Genengwaru, Pasuruan (Foto: Fad for jatimnow.com)
Ketua Gerindra Jatim Anwar Sadad saat menyuapi salah satu Balita di Desa Genengwaru, Pasuruan (Foto: Fad for jatimnow.com)

Pasuruan - Ketua Gerindra Jatim Anwar Sadad rupanya gaspol mencegah stunting di Pasuruan. Ia kembali membaur dengan para ibu dan Balita, kali ini di Desa Genengwaru Kecamatan Rembang, Kamis (8/9/2022).

Wakil Ketua DPRD Jatim itu melakukan pembagian makanan tambahan (PMT) berupa susu, telur, dan biskuit bagi para Balita.

Baca Juga: Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

Di hadapan para ibu, keluarga Ponpes Sidogiri itu mengajak para ibu untuk aktif berperang melawan stunting.

Ia menegaskan, stunting merupakan tanggung jawab bersama. Karena, jika tumbuh kembang Balita terganggu, maka daya pikir Balita juga akan terhambat, sehingga terciptanya generasi emas untuk Indonesia bisa terganggu.

"Kita berharap, anak kita tumbuh memiliki daya pikir yang baik. Makanya jangan patah semangat, kita harus melawan stunting," ucap Sadad, sembari menyuapi salah satu balita yang ia gendong.

Sadad mengungkapkan, prosentase angka stunting di Kabupaten Pasuruan cukup besar, hampir 44 persen. Dirinya menekankan perlu adanya gerak cepat untuk segera menanganinya.

Ia berharap, kegiatan yang ia lakukan kali ini bisa menginspirasi Pemerintah dan stakeholder lainnya untuk memaksimalkan upaya penurunan stunting.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

"Saya datang ke sini mungkin tidak menyelesaikan masalah, tapi bisa membantu dan terlibat langsung untuk ikut menanggulangi stunting," imbun pria yang masuk dalam bursa Bacagub Jatim 2024 itu.

Di tempat sama, Kepala Desa Genengwaru Sholehuddin mengaku senang atas partisipasi yang dilakukan Anwar Sadad kepada warganya.

Dari data yang ia catat, kasus stunting yang terjadi pada warganya cukup tinggi. Pada tahun 2020 terdapat 40 anak, 2021 sebanyak 28 anak, dan sekarang sudah tersisa belasan anak.

Baca Juga: Cargill Perkuat Gizi dan Ekonomi Warga di Jawa Timur

"Terima kasih kepada Anwar Sadad, kedatangan beliau memberikan support bagi kami, terlebih untuk menurunkan angka stunting," ucap Sholehuddin.

Sementara Tanti, bidan setempat menjelaskan, prosentase stunting di Desa Genengwaru terjadi karena warga setempat malu mengakui jika putra atau putrinya mengalami stunting. Akibatnya, para ibu, lebih memilih untuk menangani sendiri, tanpa konsultasi pada bidan setempat.

"Kenapa Genengwaru bolak-balik ada kegiatan stunting? Karena desa ini sebagai 'locus' stunting di Kabupaten. Persoalannya kadang banyak orangtua yang malu jika anaknya dikatakan stunting, syukurnya ada support dari beberapa pihak, termasuk Anwar, ini akan berdampak kepada orang tua," jelas Tanti.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.