Senin, 15 Jun 2026 19:56 WIB

600 Bonsai Senilai Total Rp25 Miliar Dipamerkan di Banyuwangi

  • Penulis :
  • | Selasa, 06 Sep 2022 13:26 WIB
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani yang turut menyaksikan pameran bonsai. (Foto: Humas Pemkab Banyuwangi)
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani yang turut menyaksikan pameran bonsai. (Foto: Humas Pemkab Banyuwangi)

Banyuwangi - Banyuwangi menjadi tuan rumah Kontes dan Pameran Bonsai Nasional 2022, yang digelar di Pantai Boom Marina, 31 Agustus-8 september 2022. Sekira 600 bonsai dari berbagai daerah di Tanah Air dipamerkan. Apabila dinominalkan bonsai-bonsai tersebut total mencapai senilai Rp25 miliar.

"Dilihat dari jumlah peserta dan bonsai yang dipamerkan. Di Banyuwangi ini termasuk salah satu pameran yang terbesar. Kalau dihitung diperkirakan totalnya mencapai Rp25 miliar," kata Ketua Umum Perhimpunan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Pusat Erwin Lismar, Senin (5/9/2022) malam.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Kontes dan pameran bonsai yang diinisasi oleh PPBI dan Pemkab Banyuwangi tersebut, diikuti oleh sekitar 125 peserta yang berasal dari daerah berbagai provinsi, mulai Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Bali, Riau, dan berbagai provinsi lainnya.

Erwin mengapresiasi antusiasme pameran di Banyuwangi. Menurutnya cukup sulit membuat kolektor atau penggemar bonsai mengeluarkan bonsai kesayangannya untuk ikut pameran.

"Tapi di Banyuwangi banyak penggemar bonsai yang mengeluarkan bonsai kesayangannya untuk ikut pameran," kata Erwin.

Berbagai tanaman bonsai mulai beringin, anting putri, santigi, jeruk kingkit, dan lainnya dipamerkan dalam event tersebut. Terdapat kelas prospek, pratama, madya, dan utama. Harga bonsai tersebut mulai dari puluhan juta hingga Rp500 juta.

"Saya berterima kasih atas dukungan dari pemerintah Banyuwangi dalam acara ini. Semoga ini bisa terus berkelanjutan," tambah Erwin.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani yang turut menyaksikan pameran tersebut berharap, agar ada sharing ilmu dari kontes dan pameran ini. Menurut Ipuk bonsai dikenal memiliki nilai ekonomis tinggi yang menjanjikan.

"Bonsai memiliki nilai estetika dan ekonomi yang tinggi. Saya berharap dari sini ada sharing ilmu pada anak-anak muda Banyuwangi agar terinspirasi dan tertarik untuk budidaya bonsai. Momentum ini harus diambil karena bonsai memiliki prospek ekonomi yang besar," kata Ipuk.

"Bonsai bisa dikolaborasikan dengan program Jagoan Tani dari sisi budidaya dan kewirausahaanya. Dari kontes dan pameran ini, banyak kisah-kisah sukses yang bisa ditularkan pada anak-anak muda Banyuwangi," tambah Ipuk.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

Pembudidaya bonsai asal Banyuwangi, Muhson Fatawi, mengatakan bonsai memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Menurutnya budidaya bonsai tidak membutuhkan modal dan lahan yang besar. Hanya membutuhkan ketekunan.

"Tapi untungnya sangat besar. Dari bonsai saya bisa membeli mobil dan tanah," kata Muhson.

"Saya hanya punya lahan 800 meter persegi untuk budidaya bonsai. Tapi saya telah menjual bonsai senilai setengah miliar, dan masih ada sisa bonsai setengah miliar yang belum terjual," tambah Muhson.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.