Selasa, 16 Jun 2026 19:11 WIB

Komunitas & ASN Banyuwangi Berikrar Tangkal Hoax dan Ujaran Kebencian

  • Penulis :
  • | Jumat, 20 Jul 2018 23:24 WIB
Bupati Anas dan Deputi VI/Wakesbang Kemenko Polhukam Arief Poerboyo Moekiyat/Foto: istimewa
Bupati Anas dan Deputi VI/Wakesbang Kemenko Polhukam Arief Poerboyo Moekiyat/Foto: istimewa

 

jatimnow.com - Pemkab Banyuwangi dan Kementerian Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenpolhukam) bekerjasama menangkal hoaks dan ujaran kebencian di media sosial (medsos). Ratusan ASN diberikan pelatihan terkait literasi media sosial.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Selain itu, dua institusi ini membentuk komunitas penggiat medsos yang terdiri atas warga dan aparatur sipil negara (ASN) setempat.

Pelatihan tersebut digelar di Banyuwangi, Jumat (20/7/2018) yang bertajuk Pelatihan Literasi Media Sosial dan Motivasi Hidup Bermakna untuk Bangsa. Pelatihan tersebut diikuti 300 ASN dan ratusan warganet Banyuwangi.  

Deputi VI/Wakesbang Kemenko Polhukam Arief Poerboyo Moekiyat mengatakan, ujaran kebencian dan kabar hoaks merupakan hal yang membahayakan bagi kesatuan NKRI. "Penyebar hate speech dan hoaks itu sangat membahayakan. Itu harus ditangkal termasuk di daerah-daerah," kata Arief.  

Menurut Staf Khusus Kemenpolhukam, Farizay Irawadi, penyebar hate speech dan hoaks tidak menyuarakan netizen. Bahkan penyebarnya terorganisir dan diperjualbelikan.

Farizay mencontohkan bagaimana hate speech dan hoaks tersebar. Ada satu kelompok yang membingkai informasi seolah-olah benar padahal bohong.

Setelah itu dengan sistematis berbagai akun palsu menyebarkan informasi tersebut, sehingga dalam waktu cepat menyebar. "Karena mengira informasi itu benar, masyarakat luas juga ikut-ikutan menyebar," kata Fahrizay. 

Namun semua itu bisa ditangkal dengan menyebar pesan positif. "Semua bisa ditangkal dengan sinergi media sosial. Makanya kami gelar pelatihan siber untuk komunitas-komunitas di Banyuwangi,” ujarnya.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, mengatakan, pelatihan literasi digital ini merupakan hal yang penting tidak hanya untuk anak muda penggiat medsos, tapi juga bagi ASN.

"Bela negara saat ini tidak hanya angkat senjata. Tapi juga berperang melawan hate speech dan berita hoaks," kata Anas.

Pelatihan literasi media ini mendapat respon positif dari sejumlah ASN, salah satunya Nur Kalila. Lila, panggilan akrabnya mengaku materi ini sangat bermanfaat buat dia. Mulai dari materi tentang Hoax & penanggulangannya hingga pembuatan meme menarik dan memviral. 

"Ini menarik sekali, kita diajarkan membuat konten yang positif, menarik dan berpotensi viral. Sangat bermanfaat untuk mempromosikan masalah kesehatan. Seperti membuat poster digital ajakan hidup sehat, atau program pemerintah lainnya," ujar karyawati Dinas Kesehatan ini. 

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

Dalam forum tersebut juga diucapkan ikrar kader sinergi bersama media sosial Banyuwangi. Dalam ikrar yang disampaikan perwakilan ASN Banyuwangi dan komunitas medsos tersebut, menyatakan di antaranya meningkatkan persaudaraan dan menghormati kemajemukan masyarakat, mengeliminasi berita bohong dan ujaran kebencian melalui media sosial, dan lainnya. 

Reporter: Hafiluddin Ahmad

Editor: Arif Ardianto

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.