Kamis, 18 Jun 2026 22:10 WIB

2 Hari Tidak Pulang, Warga Kudu Jombang Tewas Mengambang di Sungai Marmoyo

Proses evakuasi korban dari sungai oleh petugas kepolisian.(Foto: Polsek Kudu)
Proses evakuasi korban dari sungai oleh petugas kepolisian.(Foto: Polsek Kudu)

Jombang - Suriamah (59), warga Dusun Semanding RT 3/RW 1, Desa Sidokaton, Kecamatan Kudu, Jombang, ditemukan meninggal dunia di Sungai Marmoyo, Jumat (26/8/2022). Jenazah korban pertama kali ditemukan tetangganya. Saat itu kondisi jenazah sudah mengapung di aliran Sungai Marmoyo. Kuat dugaan, Suriamah meninggal usai terpeleset ke sungai.

Kapolsek Kudu AKP Anang Nurwahyudi menjelaskan, pada pukul 6.30 WIB telah datang seorang warga Desa Sidokaton ke mapolsek. Pria bernama Senu melaporkan adanya penemuan mayat mengapung di Sungai Marmoyo.

Baca Juga: 2 Pelajar Tewas Tenggelam di Ranu Betok Probolinggo

"Menurut keterangan saksi, korban sudah tidak pulang ke rumah sejak Rabu (24/8) sekitar pukul 08.00 WIB," ungkap Anang kepada sejumlah jurnalis.

Korban hidup sebatang kara di rumahnya yang tidak ada aliran listrik. Usianya sudah tua dan pandangan matanya kurang begitu baik.

Baca Juga: Nekat Memancing di Bawah Jembatan Suramadu, Mustofa Tewas Terseret Arus Pasang

Berdasarkan keterangan warga sekitar, korban tidak memiliki toilet untuk buang air besar. Jadi korban buang air besar di sungai.

"Korban diperkirakan meninggal dunia akibat terpleset di sungai, dan korban diketahui tidak bisa berenang. Kodisi tubuh korban sudah tua, matanya agak kurang begitu jelas saat melihat. Jalan korban sudah membungkuk. Buang air besar selalu ke sungai karena korban tidak mempunyai WC," ungkap Anang.

Baca Juga: Hilang Tinggalkan Motor di Jembatan Ngujur, Remaja Magetan Ditemukan Tewas

Setelah dievakuasi, jenazah korban dilakukan otopsi luar oleh petugas medis. Dari hasil visum luar tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

"Korban selanjutnya dimakamkan di area pemakaman umum desa setempat," tukas Anang.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.