Kamis, 23 Jul 2026 05:59 WIB

Nekat Memancing di Bawah Jembatan Suramadu, Mustofa Tewas Terseret Arus Pasang

Tim SAR mengevakuasi jenazah korban dari perairan Madura. (Foto: Basarnas Surabaya for jatimnow.com)
Tim SAR mengevakuasi jenazah korban dari perairan Madura. (Foto: Basarnas Surabaya for jatimnow.com)

jatimnow.com – Nasib nahas menimpa Mustofa (38), seorang pemancing yang dilaporkan hilang terseret arus di perairan Selat Madura, tepatnya di sekitar Jembatan Suramadu. Setelah dilakukan pencarian intensif selama lebih dari 24 jam, Tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (28/4/2026) pagi.

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya sekaligus Search Mission Coordinator (SMC), Nanang Sigit P.H., mengonfirmasi penemuan jenazah Mustofa. Korban ditemukan mengapung di perairan sisi barat Jembatan Suramadu pada pukul 09.15 WIB.

Baca Juga: 2 Pelajar Tewas Tenggelam di Ranu Betok Probolinggo

“Titik penemuan jenazah berada pada jarak kurang lebih 950 meter dari lokasi awal kejadian korban tenggelam. Proses evakuasi ke atas perahu karet berjalan lancar, dan jenazah langsung dibawa ke darat untuk diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka,” ungkap Nanang.

Insiden tragis ini bermula ketika Mustofa dan seorang rekannya nekat memancing dengan berjalan kaki menyusuri perairan dangkal di sisi timur Jembatan Suramadu saat kondisi air laut sedang surut pada Senin (27/4/2026) pagi. Tanpa disadari, arus pasang laut yang datang tiba-tiba langsung menyapu kedua pemancing tersebut.

Rekan korban berhasil diselamatkan oleh nelayan setempat yang tengah melintas dan langsung dilarikan ke Puskesmas Labeng, Bangkalan, untuk mendapatkan perawatan medis. Nahas, tubuh Mustofa terbawa derasnya arus dan dinyatakan hilang.

Baca Juga: Santri Tenggelam di Waduk Penguripan Lamongan Ditemukan Meninggal

Guna menyisir Selat Madura, satu tim rescue dari Kantor SAR Kelas A Surabaya diterjunkan, berkolaborasi dengan berbagai unsur potensi SAR lainnya. Operasi kemanusiaan ini membagi kekuatan menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU) Air yang bermanuver menggunakan empat set perahu karet.

Pencarian awal difokuskan di titik jatuhnya korban di sisi timur, sebelum akhirnya jangkauan diperluas ke dua sektor berbeda mengikuti arah angin dan arus laut.

Komandan Tim Rescue Kantor SAR Kelas A Surabaya yang juga bertindak sebagai On Scene Coordinator (OSC), M. Andi Pamudji, membeberkan bahwa kendala utama di lapangan adalah faktor alam yang tidak menentu.

Baca Juga: Santri di Solokuro Lamongan Tenggelam Saat Berusaha Sebrangi Waduk Panguripan

“Perubahan arus laut di kawasan Selat Madura ini cukup signifikan dan cepat berubah seiring kondisi pasang surut. Hal ini sangat memengaruhi pola pencarian kami di lapangan,” jelas Andi.

Untuk menyiasati luasnya perairan, tim SAR gabungan juga menerapkan strategi komunikasi broadcast dengan memberikan informasi kejadian kepada awak kapal-kapal komersial maupun nelayan yang melintas di sekitar perairan Suramadu.

Editor : Dadang Kurnia
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.