Kamis, 18 Jun 2026 17:44 WIB

Di Balik Mahalnya Kelas Poligami Nasional 'Cara Kilat Dapat Istri 4'

  • Penulis :
  • | Jumat, 20 Jul 2018 17:21 WIB
Foto: Ilustrasi diperankan model
Foto: Ilustrasi diperankan model

jatimnow.com - Kelas Poligami Nasional yang akan digelar di Bandung dan Surabaya, pertengahan Agustus mendatang mematok tarif tinggi bagi calon pesertanya. Namun, tarif Rp 3,5 juta yang dipatok itu bukan tanpa alasan.

Vicky Abu Syamil, aktivis Forum Poligami Indonesia yang juga panitia Kelas Poligami Nasional mengatakan, tarif tinggi sengaja dipasang hanya semata-mata sebagai penyaring atau filter Panitia tidak ingin asal orang ada di kelas poligami tersebut.

Baca Juga: Ada Apa dengan Film Pesta Babi?

Baca juga: Beredar Kabar Kelas Poligami Nasional 'Cara Kilat Dapat Istri Empat'

"Bicara pernikahan poligami, tentu dari kalangan orang-orang yang mampu (ilmu dan finansial) dan peduli terhadap ilmu sebelum menjalani amal poligami," ungkapnya, kepada jatimnow.com, Jumat (20/7/2018).

Hal itu berkaca pada pengalaman-pengalaman saat mengadakan kegiatan sebelumnya. Pihaknya lebih pada menekankan, pentingnya pendidikan atau edukasi perihal pernikahan poligami yang benar.

"Kalau mau buka-bukaan. Pernah adakan seminar sederhana tahun 2013 dengan biaya Rp 200 ribu. 100 orang pesertanya. Dan itu menjadi evaluasi, dinamika poligami itu ruwet. Ada yang nekad tidak mau menjalani mekanisme akhirnya ya gagal," jelasnya blak-blakan.

Baca Juga: Viral Wisatawan Asal China Diintimidasi Oknum Ojek Pangkalan di Probolinggo

Baca juga: Berapa Peserta Kelas Poligami Nasional 'Cara Kilat Dapat 4 Istri'?

Dia menegaskan kembali, kegiatan yang dilakukan tidak dimaksudkan untuk kampanye poligami. Karena, menurutnya  pernikahan poligami sudah ada sejak dulu.

"Tidak sedikit yang akhirnya mundur untuk menjalani pernikahan poligami (sesuai ajaran Islam) setelah kita jelaskan prasyarat yang harus dipenuhi jika berpoligami," pungkasnya.

Baca Juga: Wakil Ketua Ansor Jatim Respons Perseteruan Rizieq Shihab dan Dudung

Reporter: Irul Hamdani

Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.