Minggu, 21 Jun 2026 23:01 WIB

Pulang dari Istana Negara, Farel Disambut Bupati Ipuk: Jangan Putus Sekolah

  • Penulis :
  • | Jumat, 19 Agu 2022 11:22 WIB
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menemui Farel di halaman Pemkab Banyuwangi. (Foto: Humas Pemkab Banyuwangi)
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menemui Farel di halaman Pemkab Banyuwangi. (Foto: Humas Pemkab Banyuwangi)

Banyuwangi - Farel Prayoga, penyanyi cilik dari Banyuwangi yang sukses tampil di hadapan Presiden Joko Widodo di Istana Negara saat perayaan HUT RI ke-77, pulang ke Banyuwangi, Jumat (19/8/2022). Farel mendarat di Bandara Banyuwangi setelah menempuh penerbangan langsung dari Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menemui Farel di halaman Pemkab Banyuwangi, disaksikan para pegawai Pemkab Banyuwangi yang sedang menggelar program menyemarakkan peringatan kemerdekaan.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Dengan mengenakan pakaian adat khas Suku Osing Banyuwangi lengkap dengan udeng berwarna merah, Farel berbincang dengan Ipuk. Dialog berlangsung gayeng. Keduanya kerap tertawa lepas.

"Farel ingat pesan Pak Jokowi lho ya. Boleh menyanyi tapi jangan lupa harus tetap sekolah. Nyanyi jalan, sekolah terus. Jangan sampai putus sekolahnya. Belajar nantinya boleh apa saja, termasuk harus belajar musik,” ujar Ipuk.

“Semoga Farel terus sukses di masa mendatang," kata Ipuk disambut amin oleh semua yang hadir.

Ipuk berharap kepada orang-orang dewasa di sekitar Farel untuk tetap memperlakukan Farel sebagai anak-anak.

"Kita sebagai orang dewasa, harus tetap memperlakukan Farel sebagai orang yang memiliki talenta. Beri dia kebebasan untuk mengisi masa anak-anaknya. Tetap bergembira. Tetap kreatif. Farel butuh dukungan kita semua," kata Ipuk.

"Untuk Farel terus semangat dan tetap belajar menempuh pendidikan. Kalau mau kuliah, Pemkab Banyuwangi bisa memfasilitasi dengan beasiswa," tambah Ipuk.

Ipuk lantas bertanya pada Farel bagaimana ceritanya bisa sampai diundang Presiden Jokowi.

"Itu bagaimana ceritanya bisa diundang ke istana?” tanya Ipuk.

"Waktu dihubungi saya masih di Gesibu Banyuwangi (Senin malam, 15/8/2022). Setelah itu dibilangi besok ke Jakarta tampil di depan Pak Jokowi di istana negara," kata Farel.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Farel pada Senin malam (15/8/2022) memang tampil di penutupan Banyuwangi Art Week di Gelanggang Seni Budaya (Gesibu) Banyuwangi. Farel menghibur di ajang untuk membangkitkan sektor UMKM dan ekonomi kreatif Banyuwangi tersebut.

"Aku enggak percaya, wah beneran? Enggak mungkin malam-malam besok langsung berangkat. Waktu itu capek tapi senang," kata Farel polos.

Farel kemudian bersiap dan berangkat ke Jakarta, lalu tampil membuat Istana heboh dan disambut antusias seta penuh respons positif oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Farel merupakan siswa kelas VI SDN 2 Kepundungan, Kecamatan Srono. Dia tinggal di Dusun Sumberjo, Desa Kepundungan, Kecamatan Srono.

Ipuk juga bertanya bagaimana rasanya tampil di Istana Negara di depan Pak Jokowi.

"Waktu jalan ke depan itu grogi banget. Tapi pas musiknya diputar sudah hilang groginya. Senang banget," kata Farel.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

"Farel sekarang sudah terkenal. Terus rendah hati dan tidak boleh sombong. Jangan lupa belajar dan bermain," timpal Ipuk.

Di acara Pemkab Banyuwangi tersebut, Farel menyanyikan satu lagu yang dibawakannya di Istana Negara, “Ojo Dibandingke”.

Meski banyak permintaan dari peserta yang hadir agar Farel bernyanyi lagi, Ipuk meminta berhenti dan membiarkan Farel istirahat.

“Sudahi dulu ya, kasihan Farel capek. Istirahat dulu. Pulang ke rumah. Kumpul keluarga dulu,” ujar Ipuk.

Farel kemudian pamit diiringi tepuk tangan membahana dari para pegawai Pemkab Banyuwangi dan masyarakat sekitar.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.