Kamis, 18 Jun 2026 15:22 WIB

KLM Cinta Kembar Terseret Ombak setelah Mesin Mati, Terdampar di Pulau Giliyang

Tim SAR, Polair dan sejumlah pihak yang membantu pencariannya KLM Cinta Kembar berangkat ke tengah laut.(Foto: UPP Sapeken for jatimnow.com)
Tim SAR, Polair dan sejumlah pihak yang membantu pencariannya KLM Cinta Kembar berangkat ke tengah laut.(Foto: UPP Sapeken for jatimnow.com)

Sumenep - Kapal layar motor (KLM) Cinta Kembar yang sempat hilang kontak tiga hari akhirnya ditemukan, Jumat (12/08/2022). Kapal milik H. Syamsul itu mengalami kendala mesin mati di tengah laut.

Agus (37) warga Pulau Kangean Sumenep mengungkapkan, sudah ada komunikasi antara nahkoda dengan pemilik kapal. KLM Cinta Kembar kehilangan arah saat mesin mati di tengah laut.

Baca Juga: Pulang dari Malaysia, Fauzi Bangun Layanan Keuangan Warga Kangean

"Mesinnya mati saat di tengah laut. Sementara handphonenya mati dan tidak bisa dihubungi," katanya.

Menurutnya, anak salah satu ABK pun mendapatkan indormasi langsung dari KLM Cinta Kembar. Sehingga dipastikan semua ABK dan nahkoda juga selamat.

Diungkapkan, setelah mesin mati, KLM Cinta Kembar ikut arus dengan menaikkan layar. Akhirnya terdampar di perairan Pulau Giliyang, Kec. Dungkek, Sumenep.

Baca Juga: Tujuh Hari Pencarian Nihil, Operasi SAR ABK di Perairan Sampang Dihentikan

"Alhamdulilah sudah ada kepastian selamat penumpang KLM Cinta Kembar. Mereka dikabarkan juga sempat memperbaiki mesin di laut," katanya.

Dia menambahkan, kabarnya ada peralatan mesin yang patah. Sehingga kapal tidak bisa menggunakan mesin.

Baca Juga: Dua Hari Hilang, Nelayan Sampang Ditemukan Tewas di Muara Sreseh

Sementara Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kalianget, Sumenep, Supriyanto menambahkan, kondisi badan KLM Cinta Kembar dalam kondisi baik saat berangkat dari Kalianget.

"Sesuai prediksi saya sebelumnya. Kemungkinan mengalami kerusakan pada mesin. Kalau badan kapal kondisinya memang baik," imbuhnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.