Sabtu, 20 Jun 2026 14:44 WIB

Tujuh Hari Pencarian Nihil, Operasi SAR ABK di Perairan Sampang Dihentikan

Pencarian hari ketujuh, Selasa (2/6/2026). (Foto: Basarnas Surabaya for jatimnow.com)
Pencarian hari ketujuh, Selasa (2/6/2026). (Foto: Basarnas Surabaya for jatimnow.com)

jatimnow.com – Operasi Search and Rescue (SAR) terhadap Sri Sapto (39), Anak Buah Kapal (ABK) MT Kusuma 1 yang dilaporkan jatuh dan hilang di perairan utara Kabupaten Sampang, Madura, akhirnya dihentikan. Langkah ini diambil setelah tujuh hari pencarian dilangsungkan, tim SAR gabungan belum juga menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Kepala Kantor SAR Surabaya sekaligus SAR Mission Coordinator (SMC), Nanang Sigit, menegaskan bahwa penghentian operasi ini telah sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku dalam pencarian korban hilang di laut, yakni batas maksimal tujuh hari.

Baca Juga: Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

"Pencarian resmi dihentikan karena tidak adanya tanda-tanda korban ditemukan. Selain itu, pencarian dinilai sudah tidak efektif melihat perluasan dari perkiraan lokasi korban berdasarkan SAR Map Prediction," ujar Nanang.

Ada momen haru pada pencarian hari ketujuh, Selasa (2/6/2026). Perwakilan keluarga korban, Sri Sapto, diberi kesempatan untuk ikut serta on board (naik ke atas kapal) KN SAR 249 Permadi guna melihat langsung proses penyisiran di perairan utara Sampang.

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik Akhirnya Ditemukan

Keluarga korban didampingi langsung oleh personel rescuer Kantor SAR Surabaya sejak kapal lepas tali dari Dermaga Distrik Navigasi Tanjung Perak, Surabaya, hingga melakukan manuver penyisiran di titik koordinat jatuhnya korban. Kehadiran keluarga ini menjadi bentuk transparansi petugas sekaligus upaya penutupan operasi secara kekeluargaan.

Sebelumnya, berbagai daya dan upaya telah dikerahkan oleh tim SAR gabungan untuk menemukan korban. Selain menerjunkan armada KN SAR 249 Permadi, petugas juga mengandalkan sistem e-broadcast (pemapelan informasi radio) secara terus-menerus kepada seluruh kapal niaga maupun kapal nelayan yang melintas di sekitar area pencarian.

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik, Pencarian Terkendala Arus Deras

"Pemapelan informasi ini bertujuan agar kapal-kapal yang melintas di rute tersebut dapat segera memberikan laporan jika menemukan benda mencurigakan atau tanda-tanda keberadaan korban," ujarnya.

Editor : Dadang Kurnia
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.