Jumat, 19 Jun 2026 04:53 WIB

40 Hari Kasus Penembakan Juragan Rongsokan di Sidoarjo, Misteri Belum Terungkap

Polisi saat olah TKP kasus penembakan juragan rongsokan Sidoarjo. (Foto: Dok. jatimnow.com)
Polisi saat olah TKP kasus penembakan juragan rongsokan Sidoarjo. (Foto: Dok. jatimnow.com)

Sidoarjo - Kasus penembakan yang menewaskan Sabar (37), juragan rongsokan di Kabupaten Sidoarjo, sudah berjalan sekitar 40 hari lebih. Namun hingga kini masih menyisakan misteri.

Ada beberapa misteri di kasus penembakan juragan rongsokan tersebut. Diantaranya, polisi belum menjelaskan secara detail senjata api (senpi) yang digunakan eksekutor untuk menembak Sabar juragan rongsokan itu hingga tewas.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

Misteri lainnya, Satreskrim Polresta Sidoarjo juga belum menangkap otak pelaku penembakan.

Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo AKP Oscar Stefanus saat dikonfirmasi jatimnow.com tentang eksekutor yang masih 'bebas' mengatakan, pihaknya masih terus berupaya mengejar otak pembunuhan juragan rongsokan.

"Belum, masih diupayakan," ujar AKP Oscar.

Satreskrim Polresta Sidoarjo masih belum menjelaskan secara detail senjata api (senpi) yang dipakai oleh eksekutor.

Oscar juga tidak menjelaskan kendala apa yang dihadapi penyidik, sehingga masih kesulitan untuk menangkap otak kasus penembakan juragan rongsokan Sabar.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

"Sedang kita kejar," ujarnya.

Polisi memang sudah menangkap Jo terduga pelaku yang berperan sebagai eksekutor penembak juragan rongsokan. Dari penangkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti berupa senjata api atau senpi kaliber 45 dan senpi itu sudah dikirimkan ke Labfor Mabes Polri Cabang Surabaya di Polda Jatim.

Namun, hingga 40 hari lebih pascakasus penembakan, polisi belum menjelaskan secara detail hasil uji laboratorium forensik (Labfor) tentang senpi jenis apa yang digunakan untuk menghabisi juragan rongsokan di Sidoarjo itu.

Baca Juga: WNA India Ditangkap di Sidoarjo, Diduga Telantarkan Anak Kandung

AKP Oscar Stefanus masih belum merespons tentang hasil Labfor senpi yang digunakan pelaku untuk mengeksekusi Sabar juragan rongsokan di Sidoarjo.

Diberitakan sebelumnya, Moh Sabar (37) juragan rongsokan di Candi, Kabupaten Sidoarjo, tewas karena ditembak.

Penembakan itu dilakukan terduga pelaku Jo, sekitar pukul 20.00 WIB, Rabu(29/6/2022) di bawah Flyover Candi. Korban mengalami luka tembak di bagian lengan kiri dan leher kiri hingga meninggal dunia setelah beberapa hari mendapat perawatan di rumah sakit.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.