Jumat, 19 Jun 2026 13:46 WIB

Omzet Perajin Tropi di Jombang Melesat Jelang Perayaan HUT ke-77 Kemerdekaan RI

Rio Febrian, perajin tropi asal Kelurahan Kaliwungu, Kecamatan Jombang saat menunjukkan proses produksi tropi miliknya (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Rio Febrian, perajin tropi asal Kelurahan Kaliwungu, Kecamatan Jombang saat menunjukkan proses produksi tropi miliknya (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

Jombang - Para perajin tropi di Kelurahan Kaliwungu, Kecamatan/Kabupaten Jombang ketiban rezeki jelang perayaan HUT ke-77 Kemerdekaan RI. Mereka kebanjiran order, hingga omzetnya meningkat.

Seperti halnya Rio Febrian (28), perajin tropi di Kelurahan Kaliwungu. Meski sempat tutup produksi selama dua tahun akibat Pandemi Covid-19, kini usaha miliknya mulai kembali ramai pesanan.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

"Alhamdulillah sekarang bisa produksi kembali dan mengalami peningkatan. Setelah dua tahun vakum karena pandemi," ungkap Rio, Rabu (3/8/2022).

Rio mengaku, pesanan tropi untuk hadiah perlombaan sudah mulai datang, bahkan sejak bulan Juli.

"Order sudah lumayan. Sejak bulan Juli produksi harus ditingkatkan, karena 1000 hingga 1500 tropi harus terselesaikan dan terkirim ke pemesan," bebernya.

Menurut Rio, tahun ini produksi tropi yang bertemakan 77 tahun Indonesia merdeka mengalami kenaikan hingga 70 persen dibanding dua tahun sebelum pandemi berlangsung.

Baca Juga: Potret Travesti Ludruk, Simbol Perlawanan yang Hadir di Pameran Foto Jombang

"Memasuki awal bulan Agustus ini, pemesanan semakin meningkat hingga dua kali lipat hingga mencapai 2000 hingga 4000 tropi," katanya.

Rio menyebut, untuk memenuhi target pesanan, ia harus menambah tenaga kerja, agar sesuai dengan hasil produksi dan jadwal pengiriman.

"Karena pemesan tidak hanya melayani dari dalam kota saja," paparnya.

Baca Juga: Jombang Terancam Krisis Mikroplastik, Limbah Domestik Jadi Biang Kerok

Rio menambahkan, banyaknya perlombaan mulai dari tingkat RT, desa hingga instansi, membuatnya kebanjiran order pembuatan tropi ini. Sehingga omzetnya mengalami kenaikan yang cukup drastis.

Tropi yang dijual Rio dibandrol mulai Rp10 ribu hingga Rp2,5 juta. Sehingga penghasilan pada Juli kemarin sudah mencapai Rp200 juta. Dan awal bulan Agustus ini, perkiraan akan lebih besar karena hasil produksinya tidak hanya melayani pemesanan dari dalam kota.

"Pemesanan sudah menembus seluruh pulau di Indonesia, salah satunya ke Papua dan Aceh," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.