Sabtu, 20 Jun 2026 09:45 WIB

Viral Warga di Kota Batu Tanda Tangan Massal Tuntut Transparansi Pilkades

Aksi tanda tangan massal warga yang menuntut penyelenggaraan pilkades di Kota Batu lebih transparan (Foto: Muslimin for jatimnow.com)
Aksi tanda tangan massal warga yang menuntut penyelenggaraan pilkades di Kota Batu lebih transparan (Foto: Muslimin for jatimnow.com)

Kota Batu - Puluhan warga Desa Pesanggrahan, Kecamatan/Kota Batu menandatangani dan menuliskan ungkapan hatinya pada bentangan kain putih sepanjang 3x1 meter.

Aksi yang mereka lakukan sebagai bentuk protes menuntut adanya transparansi tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 2022 di desanya.

Baca Juga: Ada Apa dengan Film Pesta Babi?

Aksi protes tersebut viral di media sosial setelah diunggah akun @yanto lie yuanchonk di Grup Facebook Rembug Online Batu (ROB) dengan keterangan 'Waduh ono opo maneh lor, mosok karena tahapan pilkades'.

Unggahan itu sudah disukai 111 netizen dan puluhan komentar beragam.

Salah satu warga bernama Muslimin membenarkan hal tersebut. Tanda tangan dan tulisan ungkapan hati itu dilakukan oleh puluhan warga sebagai bentuk protes pada Senin (1/8/2022).

"Alasan kita protes karena tidak adanya transparansi dalam tahapan pilkades yang dilakukan oleh panitia. Aksi ini berasal dari keinginan dan inisiatif masyarakat, bahkan identitas warga yang membubuhkan di banner juga dikumpulkan," ujar Muslimin, Selasa (2/8/2022).

Menurutnya, beberapa kejanggalan itu tampak saat proses pemeringkatan, dari total 9 pendaftar bacakades dilakukan seleksi. Sebab merujuk aturan atau regulasi maksimal hanya ada 5 calon.

"Nah, waktu pengumuman panitia hanya mengundang 5 bacakades yang lolos. Tidak semua pendaftar, kenapa? Belum lagi nilai atau hasil tes tidak dipaparkan dengan detail dan gamblang. Kan warga juga ingin tahu," keluhnya.

Baca Juga: Viral Wisatawan Asal China Diintimidasi Oknum Ojek Pangkalan di Probolinggo

Setidaknya hasil bisa diberitahukan agar tidak menimbulkan permasalahan dan pertanyaan banyak pihak. Sebenarnya ia tak ingin adanya gesekan antar warga.

"Namun kalau diam saja bagaimana. Jujur kita tak ingin ada gejolak dan perlu digaris bawahi aksi ini bukanlah bentuk protes pesanan seseorang atau calon yang tak lolos. Ini murni dari sebagai bentuk protes masyarakat pada panitia pelaksana," tegasnya.

Sementara Ketua Panitia Pilkades Pesanggrahan, Faisal membantah tudingan tersebut.

"Kita sudah jauh-jauh hari mensosialisasikan tahapan tersebut kepada para calon dan semua sudah memahaminya. Jadi yang dituduhkan itu salah," paparnya.

Baca Juga: Wakil Ketua Ansor Jatim Respons Perseteruan Rizieq Shihab dan Dudung

Kata Faisal, panitia juga sudah menjalankan amanah sebagai panitia pilkades sesuai dengan regulasi Permendagri No. 112 Tahun 2014 tentang Pemilihan Kepala Desa dan sesuai Perwali No. 32 Tahun 2016.

"Lalu terkait tidak semua pendaftar kita undang saat pengumuman cakades yang lolos, sebatas untuk menjaga perasaan dan meminimalisir massa yang bergerombol," tegas dia.

Untuk diketahui, tahun ini Kota Batu menggelar pilkades serentak. Total ada 5 desa, yaitu Pesanggrahan, Bulukerto, Pandanrejo, Sumber Brantas dan Sumbergondo.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.