Sabtu, 13 Jun 2026 07:01 WIB

BPCB Jatim Temukan Arca saat Survei Objek Bangunan Candi di Trenggalek

Arca yang ditemukan di lokasi survei di Desa Gondang, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek. (Foto: Andy for jatimnow.com)
Arca yang ditemukan di lokasi survei di Desa Gondang, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek. (Foto: Andy for jatimnow.com)

Trenggalek - Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur, menemukan tiga arca saat survei penyelamatan struktur batu bata kuno di Desa Gondang, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek.

Tiga arca tersebut merupakan Arca Agastya, Mahakala dan relief Apsari. Temuan ini memperkuat dugaan bahwa struktur batu bata kuno ini merupakan bagian dari candi. Diperkirakan candi ini dibangun pada era Mataram Kuno masa pemerintahan Mpu Sendok.

Baca Juga: SIG Jaga Lukisan Purbakala Tertua Dunia di Tengah Lahan Tambang

Ketua Tim Survei BPCB Jawa Timur, Mochamad Ichwan mengatakan, arca ini ditemukan dalam sebuah kotak ekskavasi yang berada di sisi timur candi.

Saat melakukan penggalian sedalam 2 sentimeter, petugas menemukan adanya arca tersebut. Setelah dibersihkan jumlahnya tidak hanya satu, melainkan 3 buah arca. Kondisi arca tersebut relatif masih bagus dan mudah dikenali.

"Saat ini arca tersebut disimpan di kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Trenggalek," ujarnya, Sabtu (30/7/2022).

Baca Juga: Bupati Jember Kunjungi Situs Purbakala Duplang, Dorong Edu Wisata Generasi Muda

Temuan ini menerangkan corak keagamaan bangunan candi tersebut. Dari temuan arca, diketahui bahwa candi ini memiliki corak Hindu Syiwa.

Dari tiga arca yang ditemukan, memiliki bahan yang berbeda. Arca Agastya dan Mahakala berbahan batu putih, sedangkan untuk Relief Apsari terbuat dari terakota. Dengan temuan ini total terdapat 5 arca yang sudah ditemukan. Dua di antaranya ditemukan oleh pemilik lahan pada 2018 lalu.

"Rinciannya ada dua Arca Mahakala, satu Arca Agastya, satu Relief Apsari dan satu fragmen Nandi," jelasnya.

Baca Juga: Pemkab Trenggalek Potong Retribusi Pasar Untuk Ringankan Beban Pedagang

Proses survei dilakukan hingga hari ini. Selanjutnya petugas akan menutup kembali kotak ekskavasi yang sudah dibuka dan diberi tanda. BPCB merekomendasikan dilakukannya ekskavasi dan penelitian lebih lanjut untuk mendapatkan hasil yang lebih utuh.

"Ekskavasi bisa dilakukan oleh Pemkab Trenggalek nanti kita akan mendampingi," pungkasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.