Jumat, 19 Jun 2026 02:55 WIB

Bupati Jember Kunjungi Situs Purbakala Duplang, Dorong Edu Wisata Generasi Muda

  • Penulis : Sugianto
  • | Minggu, 31 Agu 2025 08:55 WIB
Gus Fawait saat mengunjungi Situs Purbakala Duplang di Arjasa Jember. (Foto: Diskominfo Jember/jatimnow.com)
Gus Fawait saat mengunjungi Situs Purbakala Duplang di Arjasa Jember. (Foto: Diskominfo Jember/jatimnow.com)

jatimnow.com - Bupati Jember Muhammad Fawait mengunjungi Situs Purbakala Duplang yang terletak di Desa Kamal Kecamatan Arjasa Jember. Dia mendorong edukasi wisata untuk generasi muda.

"Kita melihat seperti ini, ada potensi edu wisata yang besar di Jember. Harapan kami nanti, terkait potensi edu wisata itu bisa dipetakan oleh Dinas Pariwisata," katanya, Sabtu (30/8/2025).

Baca Juga: Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

"Itu bisa disampaikan ke anak-anak kita, untuk mengetahui sejarah dari nusantara, termasuk sejarah di Kabupaten Jember, termasuk wisata yang bernuansa pendidikan," sambungnya.

Bupati Jember mengaku, baru kali ini mengetahui ada situs purbakala Duplang di Jember. Bahkan kemungkinan, masih banyak warga Jember yang tidak mengetahui peninggalan sejarah tersebut. 

"Banyak warga jember yang belum tahu, artinya kedepan perlu pemetaan, mana saja edu wisata yang menarik anak-anak Jember maupun diluar Jember," ungkapnya.

Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Jember Capai 6,35 Persen, Tertinggi di Kawasan Sekar Kijang

Dengan adanya situs sejarah purbakala ini, akan berdampak positif bagi warga Jember, karena bisa dijadikan tempat wisata dan juga berdampak secara perekonomian.

"Yang penting itu bisa dipetakan dengan baik, ada yang menjelaskan begitu agar menarik anak-anak di Jember," ujar Gus Fawait.

Sementara, penjaga Situs Purbakala Dupang Arjasa, Abdur Rahim menambahkan, banyak pelajar atau mahasiswa yang mendatanginsitus purbakala tersebut.

Baca Juga: Kecewa Harga Mentimun Rp500 per Kg, Petani Jember Bagikan Panen Gratis

Memang, setiap hari dibuka mulai pagi hingga sore hari. Bahkan juga banyak masyarakat yang datang di malam hari.

"Kalau malam orang baca-baca doa, selama tidak menggangu saya perbolehkan. Semua benda cagar budaya ada fungsinya masing-masing," tambahnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.