Kamis, 11 Jun 2026 21:53 WIB

Pakde Karwo Beberkan Lima Area Rawan Korupsi di Pemerintahan

Pakde Karwo saat penandatanganan komitmen bersama pemberantasan korupsi
Pakde Karwo saat penandatanganan komitmen bersama pemberantasan korupsi

jatimnow.com - Gubernur Jatim Dr. H. Soekarwo bersama dengan Forum Pimpinan Daerah se Jatim terus berkomitmen dalam memberatas korupsi terintegrasi.

Komitmen tersebut dituangkan melalui penandatanganan komitmen bersama pemberantasan korupsi terintegrasi yang disaksikan oleh Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Laode Muhammad Syarif di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (7/3/2018).

Baca Juga: KPK Angkut 2 Koper Hitam Usai Periksa 15 Saksi Dana Hibah Jatim di Probolinggo

Pakde Karwo, sapaan Gubernur Jatim mengatakan hasil kajian Kementerian dalam Negeri (Kemendagri) terhadap tata kelola pemerintahan, telah dipetakan lima area rawan korupsi dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Pertama, penyusunan APBD. Makanya, ia terus mendorong pelaksanaan penyusunan anggaran melalui e-planning dan e-budgetting. Selain itu, permasalahan penyusunan anggaran dalam hal pemerasan dan suap menyangkut integritas.

“Saat e-budgetting harus jelas secara detail uang dan kegiatannya. Untuk itu perlu dilakukan e-new budgetting, yang menjamin program dan pendanaan sinkron, dan tidak ada program selain yang disepakati bersama,” kata Pakde Karwo.

Kedua, pengelolaan pajak retribusi daerah. Terkait hal ini Pakde Karwo mengusulkan adanya multiple channel dalam pembayaran pajak dan retribusi, tanpa harus mengantri panjang.

Baca Juga: Ekonomi Ngagel Surabaya Mati Suri, Pemprov Jatim Diminta Turun Tangan

Ketiga, pengadaan barang dan jasa. Kewenangan pelayanan barang dan jasa masih banyak di induk sektor dan belum diserahkan ke daerah.

Keempat, belanja hibah dan bantuan sosial. Sesuai arahan KPK, selama pilkada sampai masa kampanye dan penentuan pemenang, Pemprov Jatim menghentikan hibah dan bansos untuk sementera waktu. Sedangkan yang kelima, belanja perjalanan dinas.

Oleh karena itu, Pemprov Jatim akan terus melakukan perbaikan penyelenggaraan pemerintah dengan membentuk layanan perizinan efektif dan efisien melalui Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), mengintensifkan pengawasan melalui Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dan menerapkan tunjangan perbaikan penghasilan yang sesuai.

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

 

Reporter : Arry Saputra

Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.