Kamis, 11 Jun 2026 11:57 WIB

Kasus Guru SD Cabul di Kediri, Polisi Kumpulkan Bukti dan Saksi

Kasat Reskrim AKP Tomy Prambana.(Foto: Humas Polres Kediri Kota/Jatimnow.com)
Kasat Reskrim AKP Tomy Prambana.(Foto: Humas Polres Kediri Kota/Jatimnow.com)

Kediri - Polres Kediri Kota resmi melakukan penyelidikan atas kasus dugaan pencabulan oleh guru sebuah Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kecamatan Pesantren, Kota Kediri. Saat ini polisi masih mengumpulkan bukti dan saksi untuk menjerat pelaku.

Kasatreskrim Polres Kediri Kota AKP Tomy Prambana mengatakan, saat ini pihaknya masih mendalami kasus dugaan pencabulan yang dilakukan guru terhadap 8 muridnya. Kasusnya resmi dilaporkan Lembaga Perlindungan Anak Kota Kediri.

Baca Juga: Pelaku Pecah Kaca di Mrican Kediri Dibekuk, Tas Digondol Saat Korban Makan Sate

“Saat ini Polres Kediri Kota sudah menerima LP (laporan) terkait dugaan pencabulan terhadap anak di salah satu sekolah dasar Kota Kediri,” kata AKP Tomy, Jumat (21/7/2022).

Lanjut AKP Tomy, penyidik sudah menindaklanjuti laporan dengan mengumpulkan keterangan dan memeriksa saksi-saksi. Penyidik juga sudah melakukan pengecekan di tempat yang diduga menjadi lokasi pencabulan oleh IM.

Baca Juga: Polres Kediri Kota Tangkap 2 Pelaku Pengeroyokan di Ngronggo

Penyidik juga sudah mengirim surat kepada Dinas Pendidikan, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), dan Dinas Sosial terkait penyelidikan kasus itu. Penyelidikan juga berkolaborasi dengan LPA Kota Kediri.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri Siswanto mengungkap peristiwa yang menghebohkan itu. Aksi dilakukan oleh pelaku pada Mei lalu saat korbannya tengah berada di kelas 6 SD. Dalam proses pemeriksaan di Dinas Pendidikan sejak awal Juli, sang guru kelas mengakui ada 8 siswi menjadi korbannya.

Baca Juga: Produksi dan Jual Video Asusila, Pasutri di Kediri Ditangkap Polisi

Modusnya, pelaku memanggil siswa ke sebuah ruangan. Dia diajak berbincang lalu diraba bagian tubuhnya. Aksi itu terbongkar setelah korban terakhir berteriak saat pelaku meraba anggota tubuh si bocah. Orang tua yang tak terima langsung melaporkan kasus itu ke Dinas Pendidikan Kota Kediri.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.