Rabu, 17 Jun 2026 07:23 WIB

Kapal Tenggelam di Laut Grajagan Banyuwangi, Jenazah 2 Nelayan Ditemukan

  • Penulis : Rony Subhan
  • | Selasa, 19 Jul 2022 13:51 WIB
Jenazah korban kapal terbalik di perairan Grajagan dievakuasi. (Foto: Media Center Basarnas Surabaya)
Jenazah korban kapal terbalik di perairan Grajagan dievakuasi. (Foto: Media Center Basarnas Surabaya)

Banyuwangi - Dua orang pemancing yang hilang karena mengalami musibah kapal terbalik di perairan Grajagan ditemukan oleh tim gabungan. Sekira pukul 06.00 WIB, Selasa (19/7/2022), jenazah korban dievakuasi tim gabungan di darat dan langsung dibawa ke RSUD Genteng.

Kabar penemuan dua pemancing itu dibenarkan oleh Kapolsek Purwoharjo AKP Budi Hermawan. Ia menjelaskan bahwa dua pemancing tersebut ditemukan di tempat yang berbeda. Korban pertama ditemukan di laut, dan korban kedua di darat.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"Benar, dua jenazah sudah ketemu dan tadi langsung dievakuasi oleh tim gabungan. Dua jenazah sudah dievakuasi lalu akan diserahkan kepada keluarganya,” tegas Budi.

Tim Sar Gabungan saat pencarian korban melibatkan Rescuer Pos SAR Banyuwangi, BPBD, Polsek dan Koramil Purwoharjo, Kamladu Grajagan, Polairud, Satpol PP, Rapala, SAR MTA, dan warga sekitar juga dua ambulans dari TRC Genteng dan Sempu.

Kepala SAR Surabaya Hari Adi Purnomo, yang sekaligus menjadi SAR Mission Coordinator pada pencarian orang tenggelam di laut Grajagan, menerangkan kejadian yang menimpa kapal Hoky 88 tersebut.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

“Awal kejadian, terjadi kecelakaan kapal nelayan dengan 1 nahkoda dan 5 ABK yang disebabkan dari kapal mengalami mati mesin kemudian terhantam ombak sehingga kapal terbalik di plawangan laut Grajagan,” ungkapnya.

"Dua korban dapat ditolong oleh nelayan sekitar. Dua nelayan lain ditemukan meninggal dunia di hari yang sama. Sedangkan 2 korban tidak dapat ditemukan sehingga Rescuer Pos SAR Banyuwangi dikerahkan untuk bergabung dengan tim SAR gabungan demi lakukan pencarian,” lanjutnya.

Kedua korban akhirnya ditemukan tim SAR gabungan pada hari pencarian ketiga, Selasa (19/7). Korban pertama ditemukan nelayan serta tim SAR gabungan dengan jarak 0,6 NM dari lokasi awal kejadian.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

Korban dalam keadaan meninggal dunia kemudian dievakuasi dengan perahu nelayan. Pukul 06.40 WIB Tim Inafis menyatakan korban merupakan nelayan yang dicari setelah mengalami perahu terbalik atas nama Zainul (38). Korban berikutnya atas nama Muhadi (38), diketemukan tim SAR gabungan dalam keadaan meninggal dunia pada pukul 09.00 WIB.

Tim SAR gabungan kemudian mengevakuasi korban dari titik penemuan yang jaraknya 0,73NM dari lokasi awal kejadian.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.