Sabtu, 13 Jun 2026 06:08 WIB

80 Persen BBM Bersubsidi Meleset, 5.500 Kendaraan di Jatim Daftar MyPertamina

Arya Yusa Dwi Candra selaku Section Head Communication and Relations PT Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus. (Foto: Rizal Adhi Pratama/jatimnow.com)
Arya Yusa Dwi Candra selaku Section Head Communication and Relations PT Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus. (Foto: Rizal Adhi Pratama/jatimnow.com)

Malang - PT Pertamina mendapatkan instruksi dari pemerintah untuk segera memperketat penyaluran BBM bersubsidi meleset atau tepat sasaran. Oleh karena itu diterapkan sistem filterisasi dengan memanfaatkan aplikasi MyPertamina.

Arya Yusa Dwi Candra, Section Head Communication and Relations PT Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus mengaku selama ini penyaluran BBM bersubsidi dari pemerintah tidak tepat sasaran. Menurutnya hanya 20 persen masyarakat tidak mampu yang menikmati BBM bersubsidi.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

"Fakta di lapangan ternyata 80 persen konsumsi BBM bersubsidi itu penggunannya tidak tepat sasaran. Dan hanya 20 persen saja masyarakat menengah ke bawah yang mengkonsumsi," ungkap Arya, Sabtu (16/7/2022).

Oleh karena itu ia menyebut proses pendataan kendaraan melalui aplikasi MyPertamina untuk memberikan data kepada pemerintah terkait penyaluran BBM subsidi yang tepat sasaran.

Sejak 1 Juli 2022 lalu 13 kota dan kabupaten sudah membuka pendaftaran aplikasi MyPertamina. Namun, untuk Jawa Timur proses filterisasi baru dilakukan pada 11 Juli 2022 di tiga daerah yaitu Kota Malang, Madiun dan Mojokerto.

"Aplikasi MyPertamina ini bukanlah sebagai media pembayaran, tetapi untuk filterisasi. Tujuannya tentu agar penyaluran BBM bersubsidi tepat sasaran," terang Arya.

Baca Juga: PGN Pasok Gas Bumi ke RSUP Sardjito, Dorong Green Hospital

Masyarakat yang ingin mendaftarkan jenis dan kategori kendaraannya bisa dengan membuka website subsiditepat.mypertamina.id yang bertugas melakukan filter untuk siapa yang berhak atau tidak berhak menggunakan BBM subsidi.

Arya sendiri mengatakan saat ini sudah ada 5.500 orang yang mendaftar kendaraan di aplikasi MyPertamina. Jumlah ini khusus untuk wilayah Jawa Timur saja.

"Tercatat per 15 Juli 2022 di Jawa Timur ada sekitar 5 ribu lebih kendaraan yang sudah registrasi melalui aplikasi MyPertamina. Kalau dihitung rinciannya ada 3.700 kendaraan untuk Pertalite dan 1.800 kendaraan untuk Solar," bebernya.

Baca Juga: Lewati Jalur Ilegal, Pendaki Gunung Semeru Dilaporkan Jatuh ke Jurang

Untuk pengaplikasian kebijakan penyaluran BBM bersubsidi ini masih menunggu Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 191/2014 yang memuat kategori untuk masyarakat berhak mendapatkan subsidi BBM.

"PT Pertamina membuka booth pendaftaran offline di beberapa SPBU di Kota Malang. Diantaranya ada di SPBU Sukun, Langsep, Tlogomas dan Fuel Terminal Malang di Jalan Halmahera," pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.