Kamis, 18 Jun 2026 06:08 WIB

Kasus Guru Ngaji Cabul di Mojokerto, Polisi Imbau Korban Segera Lapor

Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Gondam Pringgodani (Foto: Dok. Achmad Supriyadi/jatimnow.com)
Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Gondam Pringgodani (Foto: Dok. Achmad Supriyadi/jatimnow.com)

Mojokerto - Pemeriksaan kasus dugaan pencabulan dengan tersangka guru ngaji berinisial RD terus berlanjut di Satreskrim Polres Mojokerto. Sejauh ini, polisi sudah menerima tiga laporan dari korban. Tidak menutup kemungkinan masih ada korban lain yang belum melapor.

"Hingga sekarang yang melapor ke Polres Mojokerto hanya tiga orang, untuk korban yang lain belum ada," kata Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Gondam Pringgodani, Jumat (15/7/2022).

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

Polisi membuka posko pengaduan bagi masyarakat yang merasa menjadi korban pencabulan. Sementara itu, kini tersangka berusia 33 tahun itu sudah ditahan.

"Kami imbau dan sarankan ketika memang ada korban lain dari tersangka silakan datang. Kami membuka posko terpadu di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak," beber mantan Kanit Resmob Polrestabes Surabaya ini.

Baca Juga: Soroti Pengadaan Mobil Dinas Baru, Mahasiswa di Probolinggo Gelar Unjuk Rasa

"Saat kami melakukan penyidikan, korban rata-rata masih di bawah umur. Kemungkinan ada kecemasan atau trauma. Sebelum melapor ke polres mereka bercerita ke orang tua masing-masing. Mungkin bukan enggan melapor, mungkin ada ketakutan atau kecemasan," bebernya.

Alumni Akpol 2013 ini menambahakn, kini para korban menerima pendampingan bersama Unit PPA Satreskrim Polres Mojokerto dan P2ATP2A (Pusat Pelayanan Terpadu, Pemberdayaan Perempuan dan Anak).

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

"Kami melakukan pendampingan terhadap para korban untuk trauma healing," pungkasnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.