Minggu, 14 Jun 2026 23:42 WIB

Nobar Piala Dunia, Bupati Anas Ajak Semarakkan Asian Games 2018

  • Penulis :
  • | Senin, 16 Jul 2018 08:45 WIB
Bupati Anas saat nobar final Piala Dunia 2018 di Banyuwangi/Foto: istimewa
Bupati Anas saat nobar final Piala Dunia 2018 di Banyuwangi/Foto: istimewa

jatimnow.com - Acara nonton bareng (nobar) final Piala Dunia 2018 di Mal Pelayanan Publik, Banyuwangi, disisipi dengan sosialisasi Asian Games 2018. Yang mana mana Indonesia menjadi tuan rumah dalam ajang bergengsi ini.

“Kita, rakyat Indonesia, harus bangga Indonesia kembali menjadi tuan rumah Asian Games. Kita harus semarakkan event ini, karena bukan semata-mata ajang olahraga, tapi juga kebanggaan negeri, menggerakkan ekonomi rakyat, serta menunjukkan kekayaan destinasi wisata alam dan budaya kita ke publik dunia,” ujar Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Minggu (15/7/2018) malam.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Asian Games 2018 bakal digelar di 18 Agustus-2 Juli di Jakarta, Palembang, dan Jabar. Ajang ini bakal diikuti 16 ribu atlet dan ofisial, jumlah terbesar sepanjang sejarah penyelenggaraan Asian Games.

“Ini untuk kali kedua Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games setelah Asian Games IV di Jakarta pada 1962. Bung Karno menyebut olahraga sebagai bagian dari nation building," kata dia.

Anas juga memastikan bahwa fasilitas yang dibangun untuk Asian Games IV yang digagas Bung Karno, juga akan digunakan pada Asian Games XVIII tahun 2018 ini. "Jadi, ini suatu kebangaan tersendiri,” ujar Anas.

Banyuwangi sendiri bakal menjadi daerah yang dilintasi pawai obor Asian Games pada 21-22 Juli mendatang. Bahkan, obor itu akan dibawa ke Kawah Ijen yang memiliki fenomena alam eksotik berupa api biru (blue flame) yang cuma ada dua di dunia ini.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Sementara itu, suasana nobar final Piala Dunia di Banyuwangi berlangsung meriah. Dalam laga Prancis melawan Kroasia yang berhasil dimenangkan Prancis itu, sorak-sorai penonton silih berganti terjadi saat tim idolanya menyerang.

Menurut Anas, capaian Kroasia di Piala Dunia 2018 patut diapresiasi. Dengan jumlah penduduk ‎sekitar 4 juta, Kroasia berhasil menembus partai final.

Bahkan, perjalanan Kroasia menuju final juga meyakinkan dengan mengalahkan sejumlah negara dengan tradisi sepak bola yang lebih kuat.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

"Apa yang dicapai Kroasia sangat menginspirasi. Kroasia hanya kurang beruntung saja, karena sebenarnya mereka menguasai jalannya pertandingan,” ujar Anas.

 

Penulis/editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.