Jumat, 19 Jun 2026 10:54 WIB

Buntut Kasus Mas Bechi, Penyiram Air Panas ke Kasat Reskrim Jombang Tersangka

Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Giadi Nugraha (tengah) saat mememberikan statement di mapolres (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Giadi Nugraha (tengah) saat mememberikan statement di mapolres (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

Jombang - Dari ratusan simpatisan Moch Subchi Azal Tzani (MSAT) alias Mas Bechi, tersangka kasus dugaan pencabulan yang diamankan dari Ponpes Majma'al Bahrain Shiddiqiyyah, Losari, Ploso, Jombang, 5 di antaranya ditetapkan sebagai tersangka.

Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Giadi Nugraha menjelaskan, total ada 323 simpatisan yang diamankan dalam upaya paksa Mas Bechi pada Kamis (7/7/2022) kemarin.

Baca Juga: Lomba Pioneering Latih Kekompakan dan Mental Santri Nurul Jadid

"Ada lima 5 orang yang ditetapkan sebagai tersangka dan kami tahan mulai hari ini," jelas Giadi di Mapolres Jombang, Jumat (8/7/2022).

Giadi menambahkan, kelima orang itu ditetapkan tersangka karena menghalangi polisi dalam mencari keberadaan Mas Bechi.

"Barang siapa yang menghalangi, merintangi atau menyembunyikan tersangka maupun terdakwa, yakni dalam penyidikan atau dalam penuntutan dapat dikenakan ancaman hukuman pidana 5 tahun," beber dia.

Giadi menyebut, ratusan orang yang diamankan itu terdiri dari simpatisan dan murid Mas Bechi.

"Kita amankan 323 orang di Mako Polres Jombang dalam keadaan sehat. Ini dibuktikan dengan tes yang dilakukan biddokkes," tambahnya.

Giadi mengatakan bahwa dari 323 orang yang diamankan itu, terdapat anak-anak.

Baca Juga: Pesan Kiai Zuhri Zaini, Mengapa Beragama Tak Cukup Hanya Modal Cerdas?

"Kita dapati pergerakan di Ploso yang usianya di bawah umur. Maka dari itu kita libatkan dari dinas perlindungan anak, dan kami panggil orangtua yang bersangkutan," sambung dia.

Dalam pendataan yang dilakukan, dari 323 orang yang diamankan, hanya sekitar 68 yang ber-KTP Jombang. Sisanya dari luar Jombang, mulai beberapa daerah di Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sumatera hingga Kalimantan.

Sedangkan 5 orang yang ditetapkan sebagai tersangka, mulai ditahan hari ini, dengan jeratan Pasal 19 Undang-undang TPKS Tahun 2022.

"Yang pertama adalah saudara DD. Dia menabrak Kasubdit Jatanras, kemudian menabrak anggota lantas, di Flyover Ploso. Senin depan nanti akan kita jelaskan lebih detail," tegasnya.

Baca Juga: Muscab 2026, PPP Lamongan Buka Pintu Lebar untuk HMI, PMII, dan Santri

Sedangkan 4 orang lainnya adalah murid Mas Bechi. Mereka diamankan karena menghalangi polisi.

"Selain yang menabrak Kasubdit Jatanras, ada pula yang menyiram kasat reskrim dengan air panas. Kemudian merintangi anggota yang sedang menjalankan tugas penegakan hukum penangkapan untuk dilaksanakan tahap dua pada kejaksaan," papar Giadi.

Dia mengaku masih terus melakukan pengembangan dan pemeriksaan terhadap sejumlah murid dan simpatisan Mas Bechi itu.

"Masih kita dalami beberapa hari ini. Dan terhadap yang tidak ada kaitannya, setelah kita lakukan pengkajian, kita akan laksanakan pemulangan secara bertahap. Dan akan dilakukan pemeriksaan kesehatan sebelum mereka dipulangkan," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.