Selasa, 16 Jun 2026 09:36 WIB

Final Piala Dunia 2018

Jagokan Perancis, Bupati Anas: Kroasia Patut Diapresiasi

  • Penulis :
  • | Senin, 16 Jul 2018 08:24 WIB
Ekspresi Bupati Anas saat nobar Piala Dunia 2018/Foto: istimewa
Ekspresi Bupati Anas saat nobar Piala Dunia 2018/Foto: istimewa

jatimnow.com - Gelaran Piala Dunia 2018, akhirnya menjadi milik Perancis. Gelar juara itu diperoleh setelah di babak final mengalahkan Kroasia dengan skor 4-2 di Stadion Luzhniki, Moskow, Rusia.  Meski kalah, bagi Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Kroasia patut diapresiasi. 

"Kalau Perancis yang juara sudah biasa, karena di sana banyak pemain bintang. Perancis juga memiliki liga yang bagus. Tapi Kroasia patut diapresiasi," kata Anas, usai nonton bareng final Piala Dunia bersama masyarakat, di Mal Pelayanan Publik, Minggu (15/7/2018) malam.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Menurut Anas, capaian Kroasia di Piala Dunia patut diapresiasi. Dengan jumlah penduduk ‎hanya sekitar 4 juta, Kroasia bisa menembus partai final. Bahkan perjalanan Kroasia menuju final juga meyakinkan. Kroasia berstatus juara grup D, dengan poin maksimal tak terkalahkan. 

Luca Modric dan kawan-kawan juga mengalahkan tim besar, Argentina dan Inggris yang sebelumnya difavoritkan juara. 

"Apa yang dicapai Kroasia sangat menginspirasi. Dengan jumlah penduduk hanya 4 juta, dan tidak bertabur bintang, tapi bisa mencapai partai final," kata Anas. 

Di partai final, lanjut Anas, meski kalah Kroasia mampu memberikan perlawanan bahkan mengusai pertandingan. Kroasia juga banyak menciptakan peluang. "Kroasia hanya kurang beruntung saja," kata bupati 44 tahun ini.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Secara statistik, permainan Perancis tidak terlalu baik jika dibandingkan Kroasia. Penguasaan bola didominasi oleh negara pecahan Yugoslavia tersebut. Begitu juga tendangan ke gawang. Perancis hanya tujuh kali, sedangkan Luka Modric, dkk lesakkan tendangan hingga 13 kali. 

Terkait kemenangan Perancis, hasil itu sesuai prediksi Anas. Saat awal babak penyisihan, saat ditanya awak media, Anas pernah menyatakan Perancis akan keluar sebagai juara. 

"Perancis menang, itu sesuai feeling saya. Sejak awal saya sudah memprediksi ‎Perancis akan juara. Tapi Kroasia itu kejutan dan patut mendapat apresiasi," tambahnya.

 

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

Penulis/editor: Arif Ardianto

 

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.