Senin, 22 Jun 2026 20:36 WIB

Homestay di Banyuwangi Naik Kelas, Wamen Parekraf Beri Apresiasi

  • Penulis :
  • | Rabu, 06 Jul 2022 14:53 WIB
Wamen Parekraf Angela Herliani Tanoesoedibjo melakukan kunjungan kerja di Banyuwangi (Foto-foto: Humas Pemkab Banyuwangi)
Wamen Parekraf Angela Herliani Tanoesoedibjo melakukan kunjungan kerja di Banyuwangi (Foto-foto: Humas Pemkab Banyuwangi)

Banyuwangi - Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamen Parekraf) Angela Herliani Tanoesoedibjo melakukan kunjungan kerja di Banyuwangi, Rabu (6/7/2022).

Dia meninjau langsung sejumlah homestay yang dalam beberapa tahun terakhir tumbun pesat seiring pengembangan pariwisata di ujung timur Pulau Jawa itu.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Didampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Banyuwangi M. Yanuar Bramuda, Angela mengunjungi Didu's Homestay dan Kedaton Wetan. Selain melihat fasilitas dan tata kelola yang ada, ia juga berbincang cukup intens dengan para pengelolanya. Menggali beragam tips dan tantangan dalam pengembangan wisata dan amenitasnya.

"Selama diskusi dengan para pengelola homestay, Mbak Wamen memberikan apresiasi terhadap konsep pengembangan homestay di Banyuwangi sehingga bisa naik kelas," ujar Bramuda menyampaikan hasil diskusinya.

Konsep homestay yang dikembangkan di Banyuwangi dipadukan dengan keberadaan hotel. Selama 11 tahun terakhir, Pemkab Banyuwangi tidak mengizinkan berdirinya hotel kecuali bintang empat ke atas dan jauh dari tempat wisata prioritas.

Wamen Parekraf Angela Herliani Tanoesoedibjo melakukan kunjungan kerja di BanyuwangiWamen Parekraf Angela Herliani Tanoesoedibjo melakukan kunjungan kerja di Banyuwangi

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

"Dengan aturan ini, homestay yang dikelola oleh masyarakat bisa jalan. Mereka tidak dibiarkan bertarung bebas dengan investor besar. Mereka tetap menyasar pangsa pasar menengah ke bawah dan mendapat ruang di lokasi premium di dekat tempat wisata," imbuh Bramuda.

Menurut Bramuda, dalam pengembangannya, di bawah kepemimpinan Bupati Ipuk Fiestiandani, homestay di Banyuwangi dicanangkan untuk naik kelas. Meskipun dikelola oleh masyarakat langsung, namun spesifikasi layanannya bisa setara hotel berbintang.

"Kami terus melakukan pembinaan dan pendampingan ke sejumlah homestay untuk bisa di-upgrade dan statusnya bisa naik kelas," tegas Bramuda.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

Untuk diketahui, program homestay naik kelas ini, menjadi salah satu Top 45 Sinovik 2022 yang diselenggarakan oleh Kementerian PAN-RB. Setiap homestay akan mendapatkan pembinaan terhadap Sumber Daya Manusia (SDM) pengelola hingga pemenuhan sarana prasarananya.

Selain mengunjungi Didu's Homestay di Banjarsari dan Kedaton Wetan di Kemiren, Angela juga menyempatkan untuk menengok museum desa di Kemiren.

Dari museum yang dikelola secara mandiri oleh keluarga Ibu Junah itu, ia juga melanjutkan belanja oleh-oleh di salah satu pusat oleh-oleh di Banyuwangi. Tak lupa pula mengunjungi gerai batik.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.