Senin, 22 Jun 2026 10:43 WIB

Hujan Deras di Lamongan, Pohon Bertumbangan Hingga Sebabkan Banjir

Evakuasi pohon tumbang di Pasar Hobi di dalam Kota Lamongan.(Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Evakuasi pohon tumbang di Pasar Hobi di dalam Kota Lamongan.(Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

Lamongan - Hujan deras disertai angin mengguyur Kabupaten Lamongan mulai Selasa (5/7/2022) malam sekitar pukul 19.00 WIB sampai Rabu (6/7/2022) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Akibatnya, Pasar Hobi porak-poranda akibat tumbangnya pohon di tempat tersebut.

Pasar Hobi atau pasar burung terletak di Jalan Kusuma Bangsa, Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Lamongan. Lokasinya tepat di pusat Kota Lamongan.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

"Untungnya tumbangnya pohon tidak menimpa warung dan pertokoan. Jadi tidak ada korban jiwa," ungkap Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Lamongan Gunadi, Rabu (6/7/2022).

Meski begitu, tumbangnya pohon berumur tua tersebut menghambat dan menganggu aktifitas warga di kawasan pasar burung.

"Anggota kami sudah terjun mengevakuasi pohon tersebut," ucapnya.

Selain pohon tumbang, hujan deras juga menyebabkan saluran drainase di Kecamatan Laren meluap dan menggenangi sejumlah fasilitas layanan publik. Beberapa lokasi tergenang banjir antara lain kantor koramil, kantor kecamatan dan kantor polisi.

Air juga meluber ke jalan poros Kecamatan Laren - Brondong. Selain itu, banjir turut menerjang sejumlah lahan pertanian milik warga seluas 35 hektare dan permukiman warga di Perumahan Gampang Sejati.

"Ketinggian air bervariasi mulai 5 cm sampai paling tinggi 45 cm," ungkap Gunadi.

Baca Juga: Ruang Kelas Ambruk, BPBD Tulungagung Siapkan Tenda Darurat Untuk Belajar Siswa

Kepada jatimnow.com, Gunadi menyebutkan banjir disebabkan saluran drainase di Kali Gampang dan Kali Segundang tak mampu menampung debit air akibat hujan.

"Debit air tak mampu ditahan oleh kedua kali akibat saluran mengalami pendangkalan dan akhirnya meluber," ucap Gunadi.

Banjir yang merata di kawasan Kecamatan Laren sempat membuat aktifitas warga terganggu. Terlebih air bercampur dengan lumpur. Tim reaksi cepat BPBD setempat langsung bergerak ke lokasi guna melakukan assesmen kondisi di lapangan.

"Banjir saat ini sudah surut, tapi masih ada sisa-sisa lumpur yang perlu dibersihkan agar tidak mengganggu aktivitas warga," urainya.

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

Lebih lanjut, Gunadi mengimbau seluruh warga meningkatkan kewaspadaan. Mengingat saat ini masuk musim kemarau tapi masih ada hujan lebat yang tidak dapat diprediksi.

"Bagi warga, saya imbau untuk meningkatkan kewaspadaan. Apalagi kalau datang hujan bercampur angin," imbaunya.

 

 

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.