Jumat, 19 Jun 2026 19:02 WIB

Kepala RS Jenderal LB Moerdani Tewas Ditikam Sertu Alkausar, Ini Kronologinya

Ilustrasi: Garis polisi.(Foto: Antara/Arif Pribadi via Republika)
Ilustrasi: Garis polisi.(Foto: Antara/Arif Pribadi via Republika)

jatimnow.com - Kepala Rumah Sakit Jenderal LB Moerdani Merauke Mayor CKM dr Beni Arjihans, M.Si. Med, Sp.B, ditikam Sertu Muhammad Alkausar. Dalam insiden itu, korban meninggal dunia. Kini pelaku sudah ditahan di Denpom XVII-3 Merauke.

"Memang benar pelaku penikaman yang menewaskan Mayor CKM dr Beni Arjihans, M.Si. Med, Sp.B sudah ditahan dan diproses (secara hukum)," kata Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII Cenderawasih Letkol Kav. Herman Taryaman di Jayapura, Papua, Selasa (5/7/2022).

Baca Juga: ITS Gelar Bedah Film Pesta Babi di Tengah Polemik Nasional

Dari laporan yang diterima, Herman menjelaskan, insiden penikaman oleh Sertu Muhammad Alkausar terhadap Mayor CKM dr Beni Arjihans terjadi pada Selasa (5/7) sekitar pukul 08.00 WIT. Pelaku menikam korban dengan menggunakan pisau.

Kasus bermula saat korban Mayor CKM dr Beni Arjihans sekitar pukul 08.00 WIT, melaksanakan apel pagi bersama seluruh personel. Namun saat itu Sertu Muhammad Alkausar tidak ikut apel karena terlambat.

Sambil menunggu kehadiran pelaku yang tidak ikut apel pagi, personel lainnya olahraga lari. Namun tak beberapa lama kemudian pelaku datang di tempat apel dan menyampaikan kekesalannya.

Sertu Muhammad kemudian menuju ke sepeda motor miliknya guna mengambil pisau yang disimpan dalam jok motor. Sambil membawa pisau, pelaku kemudian menemui korban yang berada di IGD Rumah Sakit LB Moerdani Merauke lalu menikamnya dan mengenai punggung korban.

Baca Juga: Ada Apa dengan Film Pesta Babi?

"Mayor CKM dr Beni Arjihans sempat dilarikan ke RS AL Merauke namun nyawanya tidak tertolong," jelas Herman.

Jenazah korban, menurut rencana, pada Rabu (6/7) diterbangkan ke Jakarta dan selanjutnya dibawa ke Cimahi, Jawa Barat untuk dimakamkan di kampung halamannya.

"Adapun pelaku saat ini menjalani proses hukum," kata Letkol Kav Herman Taryaman.

Baca Juga: Polres Madiun Ringkus Buron Pembunuhan Pemilik Warung di Saradan

Lihat Artikel Asli

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

 

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.