Senin, 22 Jun 2026 12:34 WIB

Anggota DPRD Ini Bocorkan Nama Tersangka Kasus Dugaan Suap di Tulungagung

Subani Sirab saat keluar dari ruang penyidikan KPK.(Foto: Bramanta Pamungkas)
Subani Sirab saat keluar dari ruang penyidikan KPK.(Foto: Bramanta Pamungkas)

Tulungagung - Teka-teki siapa tersangka kasus dugaan suap pengalokasian anggaran Bantuan Keuangan Pemrov Jatim periode 2014-2018 di Kabupaten Tulungagung mulai terkuak. Salah seorang saksi membocorkan nama para tersangka.

Hingga saat ini, pihak Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi di lantai 2 Gedung Satrekrim Polres Tulungagung. Petugas meminta keterangan mantan pejabat di lingkup pemkab, anggota DPRD dan Bupati Tulungagung Maryoto Birowo.

Baca Juga: Jangan Biarkan Kasus MBG Tenggelam

Salah seorang anggota DPRD Tulungagung yang diperiksa adalah Subani Sirab. Politikus Partai Hanura itu mendatangai Polres Tulungagung kemarin. Usai diperiksa, Subani mengaku sudah mengetahui siapa saja tersangka dalam kasus ini. Dalam surat panggilan KPK yang diterimanya, tertera Subani dipanggil sebagai saksi untuk tersangka tersebut.

"Sebagai saksi atas Imam Kambali, Adib Makarim dan Agus Budiarto, ya itu tersangkanya," ujarnya, Senin (04/07/2022).

Baca Juga: MBG, Korupsi dan Kegagalan Tata Kelola Kebijakan

Ketiga nama tersebut menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Tulungagung periode 2014-2019. Agus Budiarto merupakan politikus Partai Gerindra, Imam Kambali politikus Partai Hanura, dan Adib Makarim berasal dari PKB. Dari nama ini, hanya Agus Budiarto saja yang kini tidak lagi menjadi anggota DPRD. Dua nama lain, Imam Kambali dan Adib Makarim masih menjabat sebagai anggota legislatif. Bahkan Adib Makarim juga merupakan Wakil Ketua DPRD periode 2019-2024.

Hingga kini, KPK menyatakan sudah menetapkan tersangka terhadap kasus tersebut. Namun mereka belum mengumumkan secara resmi nama para tersangka. KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap sejumlah saksi sejak Senin (27/6/22) lalu. Beberapa mantan pejabat di lingkup Pemkab Tulungagung telah diperiksa.

Baca Juga: Datangi DPRD, PPPK Paruh Waktu di Tulungagung Wadul Gaji Tak Layak

Mereka adalah mantan Sekda Pemkab Tulungagung, Indra Fauzi, mantan Kepala BPKAD Tulungagunng, Hendrik Setiawan, mantan Kepala Bappeda periode 2016-2020 Suharto serta mantan Kepala Bappeda periode 2013-2016 Sudigdo Prasetyo. Selain itu, KPK juga memeriksa mantan Bupati Tulungagung Syahri Mulyo di dalam Lapas klas 2b Tulungagung. Beberapa anggota DPRD Tulungagung periode 2014-2019 juga diperiksa.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.

Hilang Kendali, Dua Pemotor Asal Nganjuk Tewas Terjun ke Waduk Kalimati Sidoarjo

Dua pengendara motor tewas tenggelam usai tercebur ke Waduk Kalimati, Prambon, Sidoarjo. Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi jasad keduanya pada Senin dini hari.

Temui Massa Aksi, DPRD Jember Siap Kawal Aspirasi Program Makan Bergizi Gratis

Implementasi program nasional tersebut ke depan tetap memerlukan pembenahan yang matang di tingkat daerah maupun pusat.

Aksi Basuh Kaki Orang Tua, Pramuka Sukolilo Surabaya Pecahkan Rekor MURI

1.352 Pramuka Sukolilo dilantik sebagai Pramuka Garuda dan memecahkan dua Rekor MURI melalui aksi pembasuhan kaki orang tua dan semafor massal.