Senin, 22 Jun 2026 04:01 WIB

Gali Inspirasi Soekarno, Ipuk Ajak Mahasiswa Gotong Royong Bangun Banyuwangi

  • Penulis :
  • | Rabu, 29 Jun 2022 10:47 WIB
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani untuk mengajak para pemuda bergotong royong bangun daerah. (Foto: Humas Pemkab Banyuwangi)
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani untuk mengajak para pemuda bergotong royong bangun daerah. (Foto: Humas Pemkab Banyuwangi)

Banyuwangi - Momentum Bulan Bung Karno yang diperingati setiap Juni digunakan oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani untuk mengajak para pemuda bergotong royong bangun daerah. Hal ini disampaikan saat membuka seminar bertajuk "Inspirasi Bung Karno untuk Banyuwangi Rebound" di halaman Radio Blambangan, Banyuwangi, Selasa (28/6/2022).

"Kita harus bergotong royong untuk membangun daerah kita tercinta ini. Karena inilah ajaran yang ditekankan oleh Bung Karno," ungkap Ipuk.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Lantas, Ipuk mengutip salah satu penggalan pidato Bung Karno saat di hadapan sidang BPUPKI pada 1 Juni 1945. Demikian kutipan yang dimaksud:

"Gotong-royong adalah pembantingan-tulang bersama, pemerasan-keringat bersama, perjoangan bantu-binantu bersama. Amal semua buat kepentingan semua, keringat semua buat kebahagiaan semua. Ho-lopis-kuntul-baris buat kepentingan bersama! Itulah Gotong Royong!" 

"Kutipan ini sangat dalam kalau kita hayati. Dengan bergotong royong inilah kunci untuk memajukan bangsa kita," imbuh Ipuk.

Gotong royong itulah, lanjut Ipuk, yang menjiwai lahirnya tagline Banyuwangi Rebound. Hal ini sebagaimana tercantum dalam pondasi dari tagline itu sendiri. "Pilar-pilar Banyuwangi Rebound ditopang oleh partisipasi publik dan pelayanan publik yang baik. Pondasi ini adalah perwujudan dari gotong royong antara pemerintah dan semua elemen masyarakat," paparnya.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Seminar tersebut diisi oleh tiga narasumber. Di antaranya adalah Kepala PCR Labkesda Banyuwangi dr. Roudhotul Ismaillya Noor, SpPK(K), Ketua HIPMI Banyuwangi Dede Abdul Ghani dan penulis muda Ayung Notonegoro. Ketiga narasumber menguraikan tentang tiga pilar Banyuwangi Rebound yang dicanangkan Pemkab Banyuwangi. Mulai dari menangani pandemi, pulihkan ekonomi dan merajut harmoni.

"Pilar-pilar Banyuwangi Rebound tersebut selaras dengan apa yang menjadi nilai-nilai pemikiran Bung Karno. Sebagaimana kita ketahui, arsitektur Banyuwangi Rebound sendiri ditopang oleh partisipasi publik. Ini sesuai dengan spirit gotong royong yang didengungkan oleh Bung Karno sendiri," ungkap Ayung Notonegoro.

Hal ini diperkuat oleh dr Emil, panggilan akrab dr. Ismaillya, Menurutnya penanganan pandemi di Banyuwangi tidak semata menjadi tanggung jawab dari tenaga kesehatan. Tapi, menjadi tanggung jawab bersama memastikan wabah tersebut tak meluas. 

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

"Semuanya harus terlibat. Keterlibatan tersebut di antaranya dengan mentaati protokol kesehatan dan mengikuti vaksinasi lengkap," jelasnya.

Sementara itu, Dede Abdul Ghani lebih menyoroti dalam soal pemulihan ekonomi. Apa yang dilakukan Pemkab Banyuwangi dengan memperkuat usaha ultra mikro menjadi representasi dari cita-cita Bung Karno. 

"Saat ini, pemerintah telah memberikan fasilitasi, ekosistem usaha juga sudah terbentuk. Untuk itu, tinggal upaya kita secara serius untuk bersama-bersama menggalakkan entrepreneurship guna mempercepat pemulihan ekonomi," ujar Dede.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.