Senin, 22 Jun 2026 02:52 WIB

Anak Yatim Penjual Tempura di Magetan Beli Motor dengan Sekarung Uang Receh

Andin berjualan tempura bisa beli motor dengan uang receh.(Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)
Andin berjualan tempura bisa beli motor dengan uang receh.(Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)

Magetan - Atjadsiah Karifha Andini asal Desa Jonggrang, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, viral di media sosial. Bocah berusia 11 tahun itu membeli motor matic kinyis-kinyis dengan uang receh di salah satu dealer di Kabupaten Magetan.

Adapun uang receh merupakan tabungan selama 2 tahun dari hasil jualan tempura dan berbagai minuman kemasan di depan rumahnya. Totalnya Rp20 juta. Dengan rincian uang receh sebanyak Rp2 juta. Uang kertas pecahan Rp1 ribu dan Rp2 ribu sebanyak Rp5 juta. Sisanya uang kertas pecahan Rp5 ribu dan Rp10 ribu.

Baca Juga: Ada Apa dengan Film Pesta Babi?

Saat ditemui di rumahnya, Andin terlihat sibuk. Dia melayani para pembeli yang kebanyakan teman sekolahnya. Juga ada teman satu lingkungannya. Andin tidak canggung. Bahkan sesekali menanggapi teman-temannya yang melontarkan candaan.

"Sehari-hari memang begini. Setelah pulang sekolah sampai jelang Magrib," ujar Andin, Senin (27/6/2022).

Andin bukan dari kalangan berada. Siswa kelas 6 SD itu sudah ditinggal bapaknya sejak masih di kandungan. Semenjak saat itu, ibunya berjuang sendiri menghidupi Andin yang berada di dalam perut dan kakak perempuannya.

Andin lalu berkisah, tidak pernah mempunyai keinginan membeli apapun sejak lahir hingga kelas 4 SD. Namun saat usia 9 tahun, dia ingin membeli motor. Namun orang tuanya yang tinggal sang ibu bernama Partini, membuat Andin memutar otak. Terlebih 2 tahun lalu, ibunya juga mulai sakit-sakitan.

Baca Juga: Viral Wisatawan Asal China Diintimidasi Oknum Ojek Pangkalan di Probolinggo

Berbekal uang Rp50 ribu, Andin membuka warung es kemasan. Dari situ usahanya berkembang. Hingga menambah menu tempura. Andin pun menyisihkan setiap uang yang didapat. Mulai dari Rp10 ribu per hari. Jika ramai, bisa sampai Rp20 ribu per hari. Uang tersebut dimasukkan ke dalam kaleng bekas.

Sementara itu, Partini mengaku tidak menyangka tekad kuat sang anak terwujud. Walaupun tertatih, akhirnya bisa membeli sepeda motor.

"Motor sudah terbeli. Uang sudah saya serahkan. Tinggal menunggu datangnya saja. Belum ada katanya, " tegasnya.

Baca Juga: Wakil Ketua Ansor Jatim Respons Perseteruan Rizieq Shihab dan Dudung

Saat membeli motor dengan uang receh, Partini dan Andin sempat malu. Mereka menunggu dealer bener-bener tidak ada orang. Pasalnya, Partini dan Andin membawa sekarung uang receh. Berikut uang kertasnya juga.

"Kami pukul 10.00 WIB baru masuk. Selesai menghitung pukul 14.00 WIB. Lama kan. Menghitung uang Rp20 juta dengan receh dan uang kertas," pungkasnya sambil tertawa.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.