Jumat, 19 Jun 2026 01:04 WIB

Korban Selamat saat Bersihkan Sisa Limbah Cair di PT HAN Mojokerto Masih Kritis

Korban selamat masih dalam kondisi perawatan intensif medis RSUD Prof dr Soekandar. (Foto: Achmad Supriyadi/jatimnow.com)
Korban selamat masih dalam kondisi perawatan intensif medis RSUD Prof dr Soekandar. (Foto: Achmad Supriyadi/jatimnow.com)

Mojokerto - Korban selamat saat membersihkan sisa limbah cair di dalam truk tangki di PT Hijau Alam Nusantara (HAN) hingga sekarang belum sadarkan diri.

Insiden tersebut menyebabkan dua orang tewas dan dua orang pingsan karena terlalu banyak menghirup aroma bekas limbah cair.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Karimunjawa Perluas Perlindungan Pekerja BPU

Direktur RSUD Prof dr Soekandar, dr Djalu Naskutub mengatakan, pihaknya menerima rujukan dari RS Bhayangkara Pusdik Brimob Watukosek.

"Kondisinya sekarang itu dirawat di ICU dalam kondisi ada gagal nafas ini rujukan dari rumah sakit Pusdik Brimob sekitar jam 11 malam (23.00 WIB). Satu orang yang di sini masih di ICU dan saat ini dipasang alat ventilator," kata Djalu, Jumat (24/6/2022).

Ia menambahkan, kondisi sekarang korban bernama Muhamad Rizal Said itu saat ini masih kritis dan dalam penanganan dokter di ruang ICU.

"Sementara istilahnya karena menghirup gas sehingga terjadi keracunan atau gas beracun. Kondisinya siang ini masih kritis dan masih dalam pengawasan dokter. Kesadarannya juga turun," paparnya.

Baca Juga: Kampung SIBA KLASIK Gresik Terapkan Kurban Minim Sampah

Menurut Djalu, untuk gas beracun yang dihirup oleh para korban dirinya tidak bisa memastikan gas apa karena butuh pemeriksaan laboratorium.

"Kalau dilihat dari itu terlalu lama menghirup itu, kalau sebentar aja kan masih bisa tertangani tapi kalau ini sampai hari ini masih kritis berarti kan yang terhirup besar," bebernya.

Sementara itu, sumber internal menjelaskan, untuk korban pingsan ada dua orang, jika di RSUD Prof dr Soekandar Mojosari ada 1 orang, berarti satu korban lainnya sudah pulang.

Baca Juga: Ratusan Siswa TITL SMKN 5 Surabaya Terlindungi JKK dan JKM

"Dua-duanya di Soekandar. Kalau saat ini di Soekandar satu orang berarti satunya sudah boleh pulang. Kemarin dua orang itu visumnya dimintakan di Soekandar," tukasnya.

Dua orang tewas saat membersihkan sisa limbah cair di dalam truk tangki nopol L 9634 UK itu yakni Avatar Febian Ardiansyah warga Desa Manduro ManggungGajah, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto dan Bambang Arif Purwanto asal Dusun/Desa Kalidawir, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo.

Sementara dua korban pingsan yakni Muhamad Rizal Said warga Desa Manduro ManggungGajah Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto dan Feri Heri Purwanto asal Dusun Secikal, Desa Kenongomulyo, Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Magetan.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.