Jumat, 19 Jun 2026 03:10 WIB

Keren! Petani Tulungagung Gunakan Drone untuk Semprot Obat dan Pupuk di Sawah

Drone yang digunakan menyemprotkan obat dan pupuk. (Foto-foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Drone yang digunakan menyemprotkan obat dan pupuk. (Foto-foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

Tulungagung - Petani di Desa Suwaluh, Kecamatan Pakel, Kabupaten Tulungagung menggunakan drone untuk melakukan penyemprotan obat dan pupuk di tanaman padi. Mereka memilih menyewa jasa drone karena lebih efesian dan efektif. Selain menghemat waktu, penggunaan drone ini juga bisa memangkas biaya perawatan tanaman. Hal ini dikarenakan obat yang digunakan lebih irit.

Muhammad Taufiqurrohman, salah seorang petani di desa tersebut mengatakan penggunaan drone untuk kebutuhan penyemprotan obat dan pupuk ini baru dilakukan di musim tanam ini. Sebelummnya petani melakukan penyemprotan secara manual. Namun karena biayanya mahal, mereka lalu mencoba menyewa drone untuk melakukan hal tersebut.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

"Untuk luasan tanah 1 hektare kalau manual biaya tenaga saja sampai Rp250 ribu, sedangkan dengan drone ini biaya sewanya cukup Rp100 ribu," ujarnya, Rabu (22/6/2022).

Selain itu penyemprotan drone ini juga menghemat banyak waktu. Sebelumnya jika dilakukan secara manual dibutuhkan waktu hingga sehari untuk menyemprot di area sawah seluas 1 hektare. Namun dengan drone ini hanya cukup 15 menit saja. Pengendalian serangan hama juga dengan cepat bisa diatasi karena bisa menyemprot dengan area yang luas dengan singkat.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Cakupan areanya bisa luas sehingga pengendalian serangan hama bisa cepat teratasi," tuturnya.

Sementara itu, salah seorang operator drone, Khoirul Anam, menerangkan dalam kondisi baterai full alat ini bisa terbang selama 15 menit. Dalam kurun waktu tersebut, dapat melakukan penyemprotan seluas 1 hektare. Kapasitas tangki di drone ini mencapai 20 liter, dan bisa digunakan untuk memupuk di luasan tersebut. Selain untuk sawah, penggunaan jasa drone ini juga cocok untuk area perkebunan.

"Jadi 15 menit turun diganti baterai dan diisi lagi obatnya lalu siap digunakan," pungkasnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

 

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.