Jumat, 19 Jun 2026 01:17 WIB

Gegerkan Warga, Petani Lamongan Dilaporkan Cabuli Anak Yatim Piatu

Ilustrasi
Ilustrasi

Lamongan - Seorang Petani di Lamongan dikabarkan melakukan perbuatan cabul kepada gadis yang masih di bawah umur. Lebih ironis lagi gadis tersebut diketahui berstatus anak yatim piatu.

Peristiwa tersebut terjadi di Desa Sukorejo, Kecamatan Turi, Lamongan.  Dilakukan oleh seorang petani berinisial AK. Sang petani yang diduga cabul itu pun sempat dipanggil oleh pihak desa, sebelum akhirnya dilaporkan ke polisi.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Kepala Desa Sukorejo, Sumitro mengungkapkan, pada Kamis (16/6/2022) lalu pihaknya telah memanggil terduga pelaku ke balai desa untuk dimintai keterangan. 

"Dia tidak mengakui telah melakukan perbuatan itu. Namun yang jelas, saat ini saya masih menunggu informasi dari Polres Lamongan, karena laporannya langsung ke sana," ungkap Sumitro kepada wartawan, Sabtu (19/6/2022) petang.

Meski demikian, Sumitro masih enggan menyebut perihal awal mula kabar tersebut bisa jadi konsumsi publik dan menggegerkan warga setempat.

Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

"Kemarin ketiga kakak korban sudah saya panggil dan saya tanya terkait proses pengaduannya ke Polres Lamongan," tandas Kades Sumitro.

Ditanya terkait kondisi korban saat ini, Suminto mengatakan jika kondisinya stabil. Namun ia belum mengetahui apakah korban kondisinya hamil atau tidak. Korban saat ini masih duduk di bangku kelas 3 SMP.

"Saya belum tahu. Masalahnya saya belum dapat informasi apa-apa dari pihak polres atau dari pihak manapun. Karena lapornya langsung ke sana (Polres Lamongan)," lanjutnya.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Sementara kepala unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Lamongan, Aiptu Sunaryo, mengatakan saat ini pelaporan kasus tersebut masih dalam proses untuk selanjutnya akan dilakukan pemanggilan terhadap kedua pihak untuk dimintai keterangan.

"Masih proses," jawabnya singkat.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.