Jumat, 19 Jun 2026 08:39 WIB

Viral Rekaman Suara Penculikan Anak di Ponorogo, 3 Orang Diperiksa Polisi

Salah satu orang yang dimintai keterangan perihal rekaman suara penculikan anak.(Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)
Salah satu orang yang dimintai keterangan perihal rekaman suara penculikan anak.(Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)

Ponorogo - Viral rekaman suara perihal penculikan anak di Ponorogo berbuntut panjang. Pihak kepolisian meminta keterangan 3 orang.

"Kami panggil ke kantor 3 orang. Perihal rekaman suara yang berisi penculikan anak," ujar Kanit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polres Ponorogo Ipda Guling Sunaka, Rabu (15/4/2022).

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Ketiga orang adalah kepala desa, kepala dusun dan satu warga. Untuk kepala dusun karena membuat penyataan atau menyebarkan rekaman suara perihal penculikan anak.

"Kalau warga itu adalah salah satu orang yang mengunggah di medsos perihal yang sama (penculikan anak)," terang mantan Kanit Reskrim Polsek Sukorejo ini.

Untuk keterangan mereka, masih terus didalami. Apakah memang ada atau tidak.

Sebelumnya, sebuah rekaman suara berisi tentang penculikan anak di Kabupaten Ponorogo viral. Rekaman tersebut tersebar di grup WhatsApp. Redaksi jatimnow.com mendapatkannya, Senin (13/6/2022) pukul 19.46 WIB. Rekaman tersebut berdurasi 2 menit 55 detik.

Baca Juga: Satreskrim Polres Ponorogo Ungkap kasus Curanmor, Dua Warga Brebes Ditangkap

Berikut isinya

Assalamu'alaikum
Kepada saudara perangkat yang ada digrup, juga saudara RT di Desa Kupuk. Ada informasi penting untuk disebarluaskan kepada masyarakatnya RT masing-masing yang mempunyai anak usia balita. Sekiranya sering bermain sendirian atau bermain bersama rekannya di jalan yang sepi tanpa pengawasan.

Akan terjadi serupa dengan penculikan atau penyekapan anak oleh seseorang yang membawa mobil. Tidak terjadi berkelanjutan. Tidak terjadi penculikan. Karena ada salah satu warga yang mengetahui mobil itu langsung balik kanan dikejar tidak diketahui Bapak RT se-Desa Kupuk bantuan dan kerja sama. Memberi informasi yang mempunyai anak kecil usia balita untuk memperketat pengawasan. Supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan oleh masyarakat kupuk. Supaya masyarakat desa kupuk anyem tentrem.

Baca Juga: Ada Apa dengan Film Pesta Babi?

Mengenai anak akan diculik atau disekap, mobil tidak diketahui identitas dan balik kanan. Tidak usah saya sebutkan. Mohon bantuan dan kerja sama. Informasi ini segera disampaikan

Pembawa informasi pokdarkamtibmas desa kupuk

Mohon untuk segenap warga masyarakat saat ini dan informasi ini, diperketat anak masing-masing pola bermain di jalan terutama jalan yang sama. Supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.