Jumat, 19 Jun 2026 04:23 WIB

Puskesmas Kunjungi Bocah di Sampang yang Kecanduan Hirup Aroma Bensin

Petugas Puskesmas Tanjung bertemu Alifa, bocah penyuka aroma bensin asal Sampang. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Petugas Puskesmas Tanjung bertemu Alifa, bocah penyuka aroma bensin asal Sampang. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

Sampang - Petugas Puskesmas Tanjung mendatangi rumah Alifa, balita empat tahun yang miliki kebiasaan menghirup aroma bahan bakar jenis bensin. Mereka menemui langsung bocah manis tersebut di kediamannya di Dusun Gendis, Desa Rabasan, Camplong, Sampang, Selasa (14/6/2022).

Lima petugas puskesmas tiba di rumah Alifa pukul 09.00 WIB. Setibanya di lokasi, mereka tak langsung bisa menjumpainya, sebab Alifa masih mengikuti PAUD tak jauh dari rumahnya.

Baca Juga: Konversi Energi Kedua Republik Indonesia, Amanat Penderitaan Rakyat Madura

Begitu bertemu, petugas puskesmas melihat langsung kebiasaan aneh yang dilakukan Alifa. Bocah lucu itu, menciumi botol kosong bekas bensin. Ia juga tampak menangis saat botol itu diambil dari genggamannya. Sesekali perhatiannya dialihkan dengan memberinya gadget.

Koordinator tim Promosi Kesehatan (Promkes) Puskesmas Tanjung, Tisnowati menjelaskan, pertemuannya dengan Alifa berlangsung baik. Kondisi bocah tersebut juga terlihat sehat.

Namun, Tisnowati menyebut, mata rantai kebiasaan Alifa yang tak wajar harus segera diputus.

"Kondisi kesehatannya bagus. Tapi soal jangka panjangnya perlu diperhatikan. Sebab bisa mengena ke saraf," ucapnya.

Baca Juga: Gus Lilur Deklarasikan Panca Ampera: Stop Kriminalisasi Pengusaha Rokok Rakyat

Ia pun menyarankan agar balita itu menjalani pemeriksaan lanjutan. Termasuk usaha untuk memisahkan Alifa dengan botol bensin yang disukainya.

"Orang tuanya saya sarankan untuk tega sementara waktu. Atau mengalihkan ke mainan lain. Saya lihat dia masih bisa lupa jika ada kesibukan lain," jelasnya.

Ditemui di rumahnya, Sahiyatul Jannah, ibu bocah tersebut menjelaskan pihaknya menerima dengan baik kunjungan puskesmas. Ia pun bersedia memeriksakan kondisi sang putri yang suka mencium aroma bensin.

Baca Juga: Sarjana Pertanian Pulang Kampung, Garap Budidaya Pisang di Tambelangan

Meski resah, Sahiyatul menyebut kondisi anaknya baik-baik saja selama ini. Alifa bermain layaknya anak seusianya, hanya saja susah dipisahkan dari botol bensin.

"Saya berencana segera memeriksanya, mas. Memang ada kekhawatiran jika terus menerus mencium aroma bensin," katanya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.