Sabtu, 06 Jun 2026 13:17 WIB

Gus Lilur Deklarasikan Panca Ampera: Stop Kriminalisasi Pengusaha Rokok Rakyat

Owner Bandar Rokok Nusantara Global Grup (BARONG Grup), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau yang akrab disapa Gus Lilur. (Foto/Dokumentasi Pribadi)
Owner Bandar Rokok Nusantara Global Grup (BARONG Grup), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau yang akrab disapa Gus Lilur. (Foto/Dokumentasi Pribadi)

jatimnow.com - Gelombang operasi rokok ilegal yang kian masif memicu reaksi keras dari pelaku industri tembakau akar rumput.

Owner Bandar Rokok Nusantara Global Grup (BARONG Grup), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau yang akrab disapa Gus Lilur, meluncurkan lima mandat strategis bertajuk PANCA AMPERA (Lima Amanat Petani Tembakau Madura – Nusantara).

Baca Juga: Gus Lilur: MBG Pasti Meroket Jika Tanpa Copet

Deklarasi ini muncul sebagai respons atas situasi lapangan yang kian menghimpit jutaan petani dan pelaku usaha kecil.

Gus Lilur menegaskan bahwa kebijakan industri tembakau saat ini butuh keberpihakan nyata, bukan sekadar hitungan angka di atas kertas.

"Ini suara dari bawah. Petani, buruh, dan pelaku UMKM adalah fondasi industri tembakau nasional yang selama ini memikul beban paling berat," ujar Gus Lilur, Senin (13/4).

Poin pertama dalam Panca Ampera menuntut penghentian kriminalisasi terhadap pengusaha rokok pribumi.

Gus Lilur melihat adanya ketimpangan penegakan hukum yang sering kali memukul rata pelaku usaha kecil dengan sindikat besar.

Menurutnya, banyak UMKM rokok yang terpaksa berada di zona abu-abu karena sistem regulasi yang rumit dan tarif cukai yang tidak masuk akal bagi skala rakyat.

Baca Juga: Belasan Reklame Rokok Ilegal Dicopot Satpol PP Tulungagung

"Jangan jadikan pengusaha pribumi sebagai musuh. Mereka sedang berjuang bertahan hidup di tengah kepungan aturan yang tidak ramah," tegasnya.

Meski membela pelaku usaha lokal, Gus Lilur tetap mendukung pembersihan rokok ilegal. Namun, ia memberikan catatan tebal, penindakan tidak akan efektif tanpa perbaikan sistem.

Ia mendesak pemerintah segera merealisasikan Cukai Khusus Rokok Rakyat, sebuah janji yang pernah diutarakan Menteri Keuangan. Skema cukai khusus ini diyakini menjadi pintu masuk bagi pelaku usaha kecil untuk melegalkan diri tanpa tercekik biaya.

"Rokok ilegal merusak ekosistem. Solusinya bukan cuma ditangkap, tapi beri mereka jalur legal yang terjangkau. Kalau jalannya terbuka dan murah, mereka pasti memilih jalur resmi," jelasnya.

Baca Juga: Konversi Energi Kedua Republik Indonesia, Amanat Penderitaan Rakyat Madura

Dalam jangka panjang, Gus Lilur mendorong percepatan Kawasan Ekonomi Khusus atau KEK Tembakau Madura. Proyek ini diproyeksikan menjadi pusat hilirisasi yang mampu mengubah Madura dari sekadar penyedia bahan baku menjadi pusat industri bernilai tambah tinggi.

Menutup mandatnya, Gus Lilur mengingatkan bahwa muara dari semua kebijakan haruslah kesejahteraan petani.

Selama ini, petani tembakau kerap menjadi pihak paling rapuh yang dihantam fluktuasi harga tanpa perlindungan negara yang memadai.

"Negara harus hadir menjamin harga layak bagi petani. Jika fondasinya (petani) rapuh, seluruh rantai industri tembakau nasional akan ikut runtuh," pungkasnya.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.