Jumat, 19 Jun 2026 01:01 WIB

Pamit ke Sawah, Petani Mojowarno Jombang Ditemukan Tewas Terapung di Sungai

Lokasi jasad Nur Hasanah ditemukan terapung di sungai.(Foto: Polsek Mojowarno for jatimnow.com)
Lokasi jasad Nur Hasanah ditemukan terapung di sungai.(Foto: Polsek Mojowarno for jatimnow.com)

Jombang - Nur Hasanah (57) seorang petani asal Dusun Selombong, Desa Penggaron, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, ditemukan sudah dalam kondisi meninggal di sungai, pada Sabtu (11/6/2022) siang.

Jasad korban ditemukan warga terapung di sungai desa lain yakni Desa Mojoduwur. Diduga korban ini tercebur ke sungai saat mencari rumput.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

“Korban diketahui sudah meninggal, posisinya mengambang dan ditemukan warga Desa Mojoduwur di sungai, sekitar pukul 11.30 WIB,” terang Kapolsek Mojowarno, AKP Yogas.

Lebih lanjut Yogas menjelaskan jasad korban pertama kali ditemukan berada di tengah sungai. Oleh warga, jasad korban dipinggirkan untuk diangkat dari sungai.

"Usai diangkat ada seorang warga yang mengenali dan berhasil diidentifikasi langsung oleh anaknya, kalau itu memang ibunya," tegasnya.

Selanjutnya, sambung Yogas, jasad korban dibawa pulang ke rumah duka oleh anaknya untuk dimakamkan. Berdasarkan hasil visum luar, tim Inafis maupun dokter medis dari Puskesmas Japanan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada jasad korban.

Baca Juga: Potret Travesti Ludruk, Simbol Perlawanan yang Hadir di Pameran Foto Jombang

"Korban dipastikan meninggal karena tenggelam di sungai,” kata Yogas.

Yogas menyebut, kesimpulan ini, diperkuat dengan keterangan sang anak, jika korban meninggalkan rumah sejak Sabtu (11/6) pagi, sekitar pukul 06.00 WIB.

Korban, keluar rumah dengan mengendarai sepeda angin menuju sawah. Namun, hingga siang ia tak juga pulang. Sepeda dan rumput milik korban ditemukan di Dam Selombong yang lokasinya 1 kilometer lebih dari titik penemuan mayat korban.

Baca Juga: Jombang Terancam Krisis Mikroplastik, Limbah Domestik Jadi Biang Kerok

"Anaknya juga menjelaskan, biasanya sebelum pulang ini ibunya mencari rumput untuk pakan ternak, sehingga dugaannya memang tercebur sungai. Dugannya begitu, karena sepedanya masih di dam, dan korban terbawa arus sampai 1 kilommeter sebelum ditemukan warga itu,” tambahnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.