Senin, 22 Jun 2026 14:03 WIB

Balita Minum Obat Kedaluwarsa, Dinkes Jombang Sebut Murni Ketidaksengajaan

Tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang saat melakukan penelusuran obat kadaluarsa yang diberikan ke pasien balita.(Foto: Elok)
Tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang saat melakukan penelusuran obat kadaluarsa yang diberikan ke pasien balita.(Foto: Elok)

Jombang - Setelah adanya balita usia 26 bulan meminum obat kedaluwarsa dari Puskesmas Bandarkedungmulyo, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jombang melakukan penelusuran. Petugas mendatangi puskesmas tersebut, Sabtu (11/6) pagi.

Kabid Pelayanan Sumber Daya Kesehatan (PSDK) Dinkes Jombang dr Ulfa K menjelaskan, dari penelusuran tim memang ditemukan adanya tahapan yang tidak dilakukan pihak perawat jaga di UGD Puskesmas Bandarkedungmulyo. Ia pun membenarkan di Puskesmas Bandarkedungmulyo ada obat kedaluwarsa.

Baca Juga: Satu Menu Janggal Penyebab 200 Siswa di Surabaya Keracunan MBG

"Hari ini kami dengan tim Dinkes lakukan telusur kronologi kejadian itu ya, agar ke depan kejadian seperti ini tidak terulang kembali. Kemarin itu memang ada obat yang kedaluwarsa Mei, dan memang ada alur yang terlewatkan sehingga obat itu jadi diberikan ke pasien," bebernya kepada sejumlah jurnalis di Puskesmas Bandarkedungmulyo.

Ditanya adakah unsur ketelodaran dari pihak perawat jaga UGD Puskesmas Bandarkedungmulyo, Ulfa mengaku hal itu merupakan murni dikarenakan unsur ketidaksengajaan.

"Ketidaksengajaan. Kami akan berusaha untuk memperbaiki alurnya agar tidak terulang," tegasnya.

Ia menyebutkan, obat kedaluwarsa yang diminum balita itu merupakan oralit. Sehingga akibatnya tidak terlalu membahayakan pasien.

"Kebetulan yang kedaluwarsa oralit. Dari segi komposisinya, ini kan larutan gula garam ya. Jadi tidak terlalu berbahaya," ucapnya.

Baca Juga: 200 Siswa Keracunan MBG di Surabaya, Armuji Minta SPPG Ditutup

Untuk mempertanggungjawabkan peristiwa ini, pihak Dinkes dan Puskesmas akan berkoordinasi dengan desa untuk mendatangi keluarga pasien.

"Kami akan koordinasi dan konsolidasi untuk melakukan pendekatan ke keluarga. Nanti kami dan puskesmas akan ke rumahnya pasien," tegasnya.

Atas adanya peristiwa ini, Dinkes Jombang akan melakukan supervisi pada seluruh manajemen Puskesmas termasuk pengelolaan obat. Dinkes Jombang tidak akan menjatuhkan sanksi pada perawat jaga UGD yang memberikan obat kedaluwarsa ke pasien. Namun, Dinkes tetap akan melakukan supervisi.

"Evaluasi ke depan akan kami supervisi Puskesmas pengelolaan puskesmas termasuk obatnya. Jadi yang terpenting adalah akar masalahnya, dan akar masalah bukan ketelodaran tapi sistemnya. Jadi yang penting perbaikan sistemnya," lontarnya.

Baca Juga: 200 Siswa Surabaya Keracunan Menu MBG

Disinggung terkait permintaan pihak keluarga agar puskesmas meminta maaf, Ulfa menjelaskan sudah koordinasi dengan desa. Namun pasien masih belum pulang dari RSUD Kertosono.

"Kalau memang memungkinkan untuk dijenguk di rumah sakit ya kami jenguk ke rumah sakit. Tapi kalau enggak ya nanti nunggu pulang, tergantung kondisinya yang terbaik bagaimana nanti," pungkasnya.

 

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.

Hilang Kendali, Dua Pemotor Asal Nganjuk Tewas Terjun ke Waduk Kalimati Sidoarjo

Dua pengendara motor tewas tenggelam usai tercebur ke Waduk Kalimati, Prambon, Sidoarjo. Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi jasad keduanya pada Senin dini hari.