Rabu, 22 Jul 2026 03:45 WIB

200 Siswa Surabaya Keracunan Menu MBG

Seornag siswa dirujuk untuk mendapat perawatan (ilustrasi/jatimnow.com)
Seornag siswa dirujuk untuk mendapat perawatan (ilustrasi/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ratusan siswa dari berbagai tingkatan sekolah mendadak dilarikan ke Puskesmas dan Rumah Sakit Ibu dan Anak Ikatan Bidan Indonesia (IBI) di Dupak, Senin (11/5/2026).

Mereka mengeluhkan tidak enak badan setelah mengonsumsi makanan bergizi gratis (MBG). 

Baca Juga: Siswa TK-SD di Bangsalsari Jember Keracunan, Santapan MBG Diduga Jadi Pemicu

Kepala Puskesmas Tembok Dukuh Surabaya drg Tyas Pranadani mengatakan menerima laporan dugaan keracunan itu sekitar pukul 09.00 WIB.

Dia mengungkapkan setidaknya ada 200 siswa dari berbagai 12 sekolah yang mengeluh usai menyantap MBG dari satu dapur SPPG yang sama. 

"Sejauh ini yang kami dapatkan datanya itu hampir 200 siswa. Jadi ada yang dibawa ke Rumah Sakit IBI ini mungkin kurang lebih 100-an ya," katanya. 

Dia mengatakan gejala yang dialami korban, seperti mual dan pusing. Berdasarkan keterangan guru, keracunan itu diduga dipicu dari masakan daging. 

"Kalau dari pantauan kami dan dari laporan dari guru-guru itu, biasanya enggak dikasih daging, hari ini ada daging. Jadi mungkin, ini masih mungkin ya, mungkin dari dagingnya, karena selama ini enggak pernah dikasih daging," katanya. 

Baca Juga: GMNI Jember Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi Ompreng Program MBG

Namun, untuk penyebab pastinya harus dilakukan sampel uji makanan di Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) masyarakat. 

"Masih belum tahu ya, masih kita cek ulang ya. Sampel sudah kami ambil di lokasi, kemudian masih akan kami cek di BBLK ya, bersama Dinas Kesehatan," jelasnya. 

Atas kejadian ini, SPPG tempat penyalur MBG menarika semua makanan yang telah dikirimkan.

Baca Juga: Demo MBG di Lamongan, Satgas Diminta Lakukan Evaluasi Tata Kelola

"Kemudian MBG pihak SPPG juga berkomitmen untuk membiayai seluruh pengobatan dari siswa. Kemudian juga tentu akan kami lakukan investigasi ya terkait makanan ini melalui BBLK," tandasnya. 

Sementara itu, Kadinkes Surabaya Billy Daniel Messakh membenarkan insiden dugaan keracunan tersebut. 

"Total SPPG itu melayani 10 sekolah gejala yang muncul ringan semua," tandasnya.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.