Selasa, 21 Jul 2026 23:36 WIB

Satu Menu Janggal Penyebab 200 Siswa di Surabaya Keracunan MBG

200 siswa Surabaya keracunan MBG (ilustrasi/jatimnow.com)
200 siswa Surabaya keracunan MBG (ilustrasi/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemkot Surabaya menerjunkan tim investigasi buntut dari 200 siswa keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dukuh Jaya.

Kepala Puskesmas Tembok Dukuh Surabaya drg Tyas Pranadani mengatakan, dari investigasi sementara ada satu menu janggal yang tak biasa dipakai oleh dapur tersebut.

Baca Juga: Siswa TK-SD di Bangsalsari Jember Keracunan, Santapan MBG Diduga Jadi Pemicu

"Kalau dari pantauan kami dan dari laporan dari guru-guru itu, biasanya enggak dikasih daging, hari ini ada daging. Jadi mungkin, ini masih mungkin ya, mungkin dari dagingnya, karena selama ini enggak pernah dikasih daging," kata drg Tyas, Senin (11/5/2026).

Ia menambahkan, hingga saat ini hasil uji lab masih belum keluar dari Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) masyarakat. Penarikan makanan dari SPPG tersebut pun sudah dilakukan ke beberapa sekolah yang mereka naungi.

"Sampel sudah kami ambil di lokasi, kemudian masih akan kami cek di BBLK, bersama Dinas Kesehatan," imbuh dia.

Baca Juga: GMNI Jember Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi Ompreng Program MBG

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Surabaya Billy Daniel Messakh mengatakan, SPPG tersebut menaungi sejumlah sekolah di Surabaya

"Total SPPG itu melayani 10 sekolah gejala yang muncul ringan semua," tandasnya.

Baca Juga: Demo MBG di Lamongan, Satgas Diminta Lakukan Evaluasi Tata Kelola

Terpisah, dalam Inspeksi Mendadak (Sidak) bersama DPRD, Wakil Wali Kota Surabaya Armuji menegaskan SPPG Dukuh Jaya ia minta berhenti operasional.

"Untuk sementara kegiatan MBG dihentikan dulu sampai hasil laboratorium keluar, supaya jelas penyebabnya apa,” ucap Armuji, di sela sidak.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.