Kamis, 18 Jun 2026 11:48 WIB

Bila Jaksa Nakal, Kajati Jatim: Kalau Tak Bisa Dibina, Saya Binasakan

Kepala Kejati Jatim, Mia Amiati (tengah). (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)
Kepala Kejati Jatim, Mia Amiati (tengah). (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)

Kota Batu - Jaksa sebagai pelayan publik sektor hukum diharuskan memiliki integritas tinggi dalam menjalankan amanah yang diemban. 

Untuk itu Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Provinsi Jawa Timur, Mia Amiati berpesan kepada semua jaksa bila sampai bekerja di luar prosedur dan mencoreng korps Adhyaksa bakal mendapat peringatan keras.

Baca Juga: Kadis ESDM Jatim Jadi Tersangka Pungli Izin Tambang, Ini Respon Khofifah

"Kalau sampai ada laporkan akan kita bina, kalau tidak bisa saya sendiri tak segan-segan membinasakannya. Tidak boleh sampai ada pembiaran," paparnya saat berkunjung ke Kota Batu, Kamis (9/6/2022).

Dia mencontohkan ketegasan itu saat menonaktifkan seorang jaksa dengan jabatan kepala seksi yang bertugas di Pulau Madura. Jaksa tersebut ditarik ke Kejati Jatim dalam status nonaktif agar proses pengusutan berjalan tepat.

"Sesuai instruksi pimpinan, saat ini bukan jaksa yang pintar, tapi jaksa yang berintegritas tinggi. Semua jaksa harus mentaati kode etik korps Adhyaksa," imbuh dia.

Baca Juga: Kepala Dinas ESDM Ditahan Kejati Jatim, Ini Reaksi Khofifah

Penyebab jaksa yang ada di Madura dinonaktifkan karena dia melaksanakan tugas dengan transaksional. Harapannya kejadian serupa itu tidak lagi terjadi karena jaksa harus bertugas sesuai kode etik dan transparansi.

"Jika ada jaksa kami yang nakal, keluar aturan, monggo dilaporkan. Bisa dilaporkan melalui online. Sejauh ini baru satu kasus itu yang saya temui. Selaku pimpinan saya tidak akan melindungi jaksa yang salah," tegasnya.

Baca Juga: Patok 'Tarif Gelap' Izin Tambang, Kepala Dinas ESDM Jatim Ditetapkan Tersangka

Mia juga meminta peran aktif media massa melaporkan jaksa nakal ke Kejati Jatim. 

"Karena selama ini media massa menjadi partner ideal menyebarluaskan informasi program-program kejaksaan ke masyarakat," tutupnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.