Jumat, 19 Jun 2026 09:53 WIB

Asyik Bermesraan di Hotel, 4 Pasangan Tidak Sah di Tulungagung Terjaring Razia

Pasangan bukan suami-istri yang diamankan di salah satu hotel di Tulungagung.(Foto: Bramanta Pamungkas)
Pasangan bukan suami-istri yang diamankan di salah satu hotel di Tulungagung.(Foto: Bramanta Pamungkas)

Tulungagung - Aparat gabungan dari Satpol PP Tulungagung dan TNI menggelar razia di sejumlah hotel. Dari 3 hotel yang didatangi, petugas mengamankan 4 pasangan bukan suami-istri yang berada dalam satu kamar. Mereka tidak dapat menunjukkan bukti pernikahan sah sehingga harus dibawa ke Kantor Satpol PP untuk dilakukan pembinaan.

Kabid Penegakan Perda dan Perbup Satpol PP Tulungagung Artista Nindya Putra mengatakan, razia digelar dalam rangka Operasi Cipta Kondisi. Sebelumnya, petugas banyak menerima laporan tentang adanya tindakan asusila di hotel tersebut. Saat dilakukan pengecakan, ditemukan 4 pasang bukan suami-istri yang berada dalam kamar hotel. Mereka diamankan dari 3 hotel berbeda.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

"Razia dilakukan dalam rangka menciptakan situasi terjaga kondusif di masyarakat," ujarnya, Kamis (09/06/2022).

Dari hasil pendataan, pasangan yang terjaring razia banyak berasal dari Tulungagung. Salah satu pasangan diduga sedang berselingkuh. Hal ini dikarenakan di KTP-nya tercantum status telah menikah. Pasangan tersebut juga mengaku sudah memiliki keluarga masing-masing.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Dugaanya seperti itu, baik yang laki-laki dan perempuan sudah memiliki keluarga semua," tuturnya.

Mereka yang terjaring razia dibawa ke Kantor Satpol PP untuk dilakukan pembinaan. Pasangan yang belum menikah akan dipanggil orang tuanya. Sedangkan pasangan yang sudah menikah akan dipanggil keluarga dan pihak desa. Dalam razia, petugas juga menemukan adanya hotel yang belum memiliki izin.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

"Pemiliknya kami panggil untuk diperiksa kelengkapan izinnya dan kami minta segera mengurus," pungkasnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.