Jumat, 19 Jun 2026 09:24 WIB

Prostitusi Anak di Sidoarjo, Tante Korban dan Dua Pelanggan Juga Jadi Tersangka

Ilustrasi/jatimnow.com
Ilustrasi/jatimnow.com

Sidoarjo - Satreskrim Polresta Sidoarjo kembali menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus prostitusi anak di bawah umur, di sebuah rumah kos daerah Kecamatan Candi, kabupaten setempat.

Ketiga tersangka baru itu adalah LL, tante korban dan dua pelanggan berinisial NL dan SL. Sedangkan satu tersangka sebelumnya adalah Y, seorang ibu yang tega menjual anaknya untuk melayani nafsu para pria hidung belang.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

Praktik prostitusi online itu terbongkar usai Satreskrim Polresta Sidoarjo menggerebek sebuah kos di Kecamatan Candi. Dalam penggerebekan saat itu, didapati seorang anak perempuan di bawah umur dan seorang pria dalam satu kamar.

Baca juga:

Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo, AKP Oscar Stefanus mengatakan, LL berperan menawarkan keponakannya ke pelanggan, sekaligus mengenalkan keponakannya itu ke dunia prostitusi.

"Sementara tersangka perempuan berinisial LL, dia menjual dirinya sendiri dan juga menjadi mucikari alias menjual korban yang masih di bawah umur," terang Oscar, Senin (6/6/2022).

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

Menurut Oscar, dari pengakuan LL, seluruh penghasilan dari korban akan diberikan kepada Y, ibu korban.

"Tersangka perempuan ini menjual korban sejak sekira setahun lalu dengan tarif sekira Rp 500 ribu sampai Rp 700 ribu sekali kencan," lanjut Oscar.

Sementara dari informasi yang dihimpun jatimnow.com, korban yang masih duduk dibangku kelas 3 SMP tersebut dipaksa melayani pria hidung belang dua kali sampai tiga kali dalam seminggu. Setiap habis kencan, uang langsung disetor ke ibunya.

Baca Juga: WNA India Ditangkap di Sidoarjo, Diduga Telantarkan Anak Kandung

Dengan penambahan tersangka, Satreskrim Polresta Sidoarjo kini menjebloskan total empat orang dalam kasus tersebut ke penjara.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.