Minggu, 14 Jun 2026 10:07 WIB

Curiga Sinyal Radio dan Televisi Diganggu, Kakek di Pasuruan Bacok Tetangga

  • Penulis : Moch Rois
  • | Rabu, 25 Mei 2022 16:31 WIB
Pelaku menjalani pemeriksaan di Mapolsek Purworejo. (Foto: Humas Polsek Purworejo)
Pelaku menjalani pemeriksaan di Mapolsek Purworejo. (Foto: Humas Polsek Purworejo)

Pasuruan - Seorang kakek bernama Tong Sieng (68) nekat membacok dua tetangganya dengan parang. Peristiwa yang terjadi Selasa (24/5/2022) sore kemarin ini pun sontak menggegerkan kawasan Perumahan Pondok Sejati Indah, Kelurahan/Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan.

"Benar, Selasa (24/5) kemarin ada peristiwa pembacokan. Pelakunya seorang kakek-kakek, korbannya dua tetangganya. Kedua korban kemarin sudah mendapat perawatan medis. Sekaligus pelaku sudah kita amankan," jelas Kapolsek Purworejo, Polres Pasuruan Kota, AKP Endy Purwanto, Rabu (25/5/2022).

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

Endy mengatakan kedua korban adalah kakak beradik bernama Yonathan Popo Sudibyo (30) dan Antohony Popo Sudibyo (32), yang juga merupakan warga Perumahan Pondok Sejati Indah.

Terkait motif pembacokan, pelaku meyakini kedua korban mempunyai alat yang mengganggu sinyal saluran radio dan televisi miliknya.

Pelaku yang kemudian geram atas klaim sepihaknya pun langsung melakukan penyerangan dengan melempar garasi mobil rumah korban dengan batu bata merah.

Kedua korban yang kaget pun keluar rumah dan mencari siapa orang yang melempar tersebut. Namun, tiba-tiba pelaku keluar rumah sambil membawa parang dan melakukan penyerangan.

Baca Juga: Pedagang Ayam di Malang Tega Bacok Teman, Ini Motifnya

Kepala Yonathan pun disabet para oleh pelaku. Anthony yang tidak tinggal diam langsung mencoba merebut parang milik pelaku hingga terjadi aksi tarik-menarik.

Meski Anthony berhasil merebut, ia pun tidak luput dari luka sayat di jarinya. Setelah membuang parang milik pelaku, warga setempat yang mendengar langsung ramai-ramai mengerumuni TKP kejadian dan menyelamatkan kedua korban untuk dievakuasi ke rumah sakit.

Sementara polisi yang datang langsung mengamankan pelaku ke Mapolsek Purworejo.

Baca Juga: Simak Rekayasa Lalu Lintas Dampak Pembangunan Jembatan Bokwedi Pasuruan

"Dia sering menganggu siaran televisi dan radio saya, pakai alat kayaknya. Saya kesal, terus terjadilah peristiwa itu, bawa itu parang," ujar Tong Sieng saat diperiksa di Polsek Purworejo.

Di satu sisi, kedua korban pun mengaku tidak mempunyai alat untuk merusak signal siaran radio dan televisi milik pelaku.

"Kedua korban mengaku tidak mempungai alat yang dituduhkan pelaku. Saat ini, kasus ini masih dalam pemyidikan petugas," tandas Endy Purwanto.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.