Kamis, 18 Jun 2026 12:28 WIB

Masa Tanggap Darurat Banjir Bandang di Banyuwangi Telah Berakhir

  • Penulis :
  • | Jumat, 06 Jul 2018 13:50 WIB
Bupati Anas saat meninjau lokasi terdampak banjir bandang beberapa waktu lalu./Foto: Humas Pemkab Banyuwangi fot jatimnow.com.
Bupati Anas saat meninjau lokasi terdampak banjir bandang beberapa waktu lalu./Foto: Humas Pemkab Banyuwangi fot jatimnow.com.

jatimnow.com - Masa tanggap darurat bencana banjir di Desa Alasmalang, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi akan berakhir Jumat tengah malam (6/7) nanti. Operasi tanggap darurat bencana sampai hari ke-13 mencapai sasaran yang direncanakan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang terus bergotong royong, pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan seluruh lembaga serta individu yang membantu penanganan banjir ini. Untuk selanjutnya, tim akan terus melanjutkan beberapa pekerjaan di kawasan terdampak,” ujar Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi, Fajar Suasana, mengatakan, target normalisasi untuk masa tanggap darurat telah terpenuhi.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Sejumlah pekerjaan seperti pertolongan darurat, pemenuhan kebutuhan dasar, pelayanan kesehatan, pendistribusian bantuan telah diselesaikan.

"Normalisasi untuk masa tanggap darurat capaian pekerjaannya lebih dari 95 persen atau boleh dibilang sesuai target. Baik normalisasi kondisi wilayah maupun normalisasi kehidupan masyarakat terdampak bencana," jelas Fajar.

Target yang telah dicapai itu seperti pengerukan dan evakuasi endapan lumpur di rumah warga, di jalan-jalan lingkungan, dan jalan raya.

"Semua lumpur sudah keluar dari rumah warga saat ini. Tinggal lumpur yang ada di jalanan, namun kita upayakan hari ini bisa dibersihkan," jelas Fajar.

Sejumlah alat berat pun tetap akan ditempatkan di sekitar sungai untuk antisipasi bila sewaktu-waktu debit air meningkat. Mengingat, di wilayah hulu sungai masih musim hujan.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

"Alat berat tetap standby di sini. Selain antisipasi, juga untuk membersihkan lumpur yang masih tersisa," kata Fajar.

Selain itu, distribusi bantuan logistik juga akan dituntaskan hari ini. Hingga saat ini, bantuan masih terus mengalir ke posko.

"Hari ini distribusi bantuan kita selesaikan. Khusus material untuk membangun rumah, akan kita titipkan dulu ke kantor desa sembari menunggu rencana anggaran biaya hasil verifikasi," jelas Fajar.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

Pascamasa tanggap darurat, lanjut dia, BPBD tetap akan melakukan koordinasi pascabencana baik dengan desa maupun dinas terkait.

"Misal untuk masalah renovasi rumah, kita akan tetap memantau progressnya berkoordinasi dengan Dinas Permukiman Wilayah," kata Fajar.

Penulis/Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.