Gerindra Jatim Diisi Santri Mahir Politik, Tokoh NU Lumajang Bangga
- Penulis : Ni'am Kurniawan
- | Senin, 18 Apr 2022 09:50 WIB
Lumajang - Memanfaatkan momentum bulan Ramadan, Ketua Partai DPD Gerindra Jatim Anwar Sadad terus bersilaturahim kepada tokoh-tokoh NU di Jatim. Didampingi Ketua DPC Gerindra Lumajang, yang juga Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati, serta anggota DPRD Fraksi Gerindra, Anwar Sadad melakukan silaturahim kepada KH Husni Zuhri.
KH Husni Zuhri adalah pengasuh Ponpes Miftahul Ulum Banyuputih Jatiroto Lumajang. Selain pengasuh ponpes, Kiai Zuhri Husni juga Rois Syuriyah PCNU Lumajang.
Baca Juga: Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda
"Saya meminta arahan dan nasihat kepada Kiai Husni agar Partai Gerindra di Kabupaten Lumajang dapat berkhidmah dan bermanfaat bagi masyarakat Lumajang," ucap Gus Sadad sapaan akrabnya, Minggu (17/4/2022).
Di depan Anwar Sadad, Kiai Husni mengingatkan tentang pentingnya mengelola politik dengan cara baik. Menurutnya, peran politik memiliki nilai strategis.
Baca Juga: Lomba Pioneering Latih Kekompakan dan Mental Santri Nurul Jadid
Menurut Kiai Husni, orang-orang politik harus amanah. Sebab mereka mengendalikan urusan publik. Tak banyak seorang santri yang memilih untuk menjadi seorang politisi. Bahkan, Kiai Husni menceritakan dalam suatu kesempatan saat seorang ulama dari Mekkah Sayid Muhammad bin Alawi al-Maliki berbicara dengannya pun menyinggung tentang politik yang dimaknai sebagai urusan pengendalian.
"Sayid Muhammad berpesan, `al-Siyasah hiya al-Qiyadah`, politik adalah mengendalikan," ucap Kiai Husni.
Baca Juga: Pesan Kiai Zuhri Zaini, Mengapa Beragama Tak Cukup Hanya Modal Cerdas?
Kiai Husni juga mengaku bangga sekaligus bersyukur karena Partai Gerindra diisi kalangan santri. Kehadiran Ketua Gerindra Jatim turut didampingi kiai muda Lumajang, seperti Lora Adzim Affan dari Krai serta Gus Wildan dari Petahunan Sumbersuko.
Editor : Sofyan Cahyono
URL : https://jatimnow.id/baca-44149-gerindra-jatim-diisi-santri-mahir-politik-tokoh-nu-lumajang-bangga